Lucinta Luna Minta Abash Bawakan Mukena dan Sajadah, Serta Uang Rp 300 Ribu Buat Bayar Utang
Lucinta Luna Minta Abash Bawakan Mukena dan Sajadah, Serta Uang Rp 300 Ribu Buat Bayar Utang
Tapi ternyata obat-obatan yang selama ini dikonsumsi Lucinta Luna mengandung zat psikotropika yang di antaranya adalah benzodiazepine.
Dokter Hari Nugroho MSc selaku peneliti dan pakar adiksi dari Mental Health Addiction and Neuroscience Jakarta menuturkan bahwa benzodiazepine adalah salah satu jenis obat-obatan yang banyak disalahgunakan.
Ketika penangkapan, polisi menemukan bukti berupa 7 butir Tramadol dan 5 butir Riklona.
Riklona menjadi salah satu obat berjenis benzodiazepine.
Ketika diperiksa polisi, Lucinta Luna mengaku telah mengonsumsi obat tersebut selama 5 bulan terakhir.
"Pengakuan awal dia pakai lima bulan untuk menghilangkan depresi yang ada.”
“Makanya periksa ke dokter, khususnya dokter pribadinya dia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020).
Manajer Lucinta Luna, Joana membenarkan bahwa artisnya memang mengalami depresi.
Joana menceritakan bahwa penyakit mental yang diderita Lucinta Luna sempat membuatnya hampir bunuh diri berkali-kali.
“Pada saat dia mau bunuh diri. Dia pernah mau lompat dari apartemen lantai 39,” cerita Joana ketika melakukan sambungan telepon di acara Rumpi No Secret episode Rabu (12/2/2020).
Untungnya Joana berhasil menggagalkan keinginan Lucinta Luna untuk lompat saat itu.
Tapi penderitaan artis yang penuh kontroversi itu belum hilang.
Lucinta Luna disebut berkali-kali berusaha menyakiti tubuhnya sendiri.
“Terus dia mau tusuk perutnya,” imbuh Joana.
Joana mengatakan bahwa ada banyak hal yang menjadi penyebab Lucinta Luna depresi.