Dishub Balikpapan Susun Masterplan Tahun Ini, Ingin Angkot Tetap Ada & Prioritas Transportasi Massal
Demi menunjang Kota Balikpapan sebagai Kota Penyangga dari Ibu Kota Negara baru, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan akan buat kajian masterplan
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dishub Balikpapan susun Masterplan tahun ini, ingin angkot tetap ada & kedepankan transportasi massal.
Demi menunjang Kota Balikpapan sebagai Kota Penyangga dari Ibu Kota Negara baru, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan akan buat kajian Masterplan transportasi.
Pembuatan kajian Masterplan transportasi tersebut direncanakan Dishub akan dibuat pada tahun 2020 ini.
Namun, untuk kajian mengenai rerouting angkutan dalam kota sudah diselesaikan pada tahun 2019.
BACA JUGA
Bupati Penajam Kunjungi Desa Bukit Subur dan Riko, AGM: Ini Genangan Air, Belum Bisa Dibilang Banjir
BREAKING NEWS Pengusaha Negeri Sabah Malaysia Sambangi Balikpapan, Cari Peluang Investasi di IKN
Tak Dikirimi Pulsa Pemuda Asal Tarakan Ini Sebar Video Tak Sopan Pacar Sendiri
Pemerintah Desak Posyantek Lahirkan Inovasi Teknologi Tepat Guna di Bontang Kalimantan Timur
Rerouting ini awalnya akan berguna untuk memaksimalkan peran angkutan kota agar tetap ada di Kota Balikpapan.
Sebab dari data yang ada, angkutan kota tersebut saat ini keberadaannya telah mengalami penurunan hingga 50 persen.
Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan kedepan pihaknya akan mengedepankan angkutan masal.
"Angkot ini kan jumlahnya ada 2500 di tahun 2015, tapi sekarang sudah sisa 1250.
Nah dengan adanya pengurangan ini untuk masyarakat butuh transportasi yang memadai.
Jadi ke depan kita akan kembangkan lagi," ujar Sudirman kepada Tribunkaltim.co.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/angkot-cuy.jpg)