Kodam VI Mulawarman

Mabes TNI Asistensi Penyusunan Rentinkon Kotamaops TNI di Kodam VI/Mulawarman

ancaman dari wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dan ALKI II yang merupakan jalur pelayaran terbuka yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan Re

HO - PENDAM VI MLW
Disampaikan bahwa dalam menghadapi kontinjensi, Kotamaops berkewajiban untuk menyusun suatu rencana tindakan kontinjensi, dalam bentuk suatu dokumen. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta mewakili Pangdam VI/Mulawarman secara resmi membuka Rapat Koordinasi tentang penyusunan Rentinkon Kotamaops TNI Tahun 2021 di wilayah Kodam VI/Mlw di Ruang Yudha Makodam VI/Mlw, Kamis (20/2/2020).

Dalam sambutan Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto yang dibacakan Kasdam VI/Mlw, mengucapkan selamat datang kepada Tim Asistensi yang dipimpin Kolonel Inf Putra Widiastawa.

Selanjutnya disampaikan bahwa dalam menghadapi kontinjensi, Kotamaops berkewajiban untuk menyusun suatu rencana tindakan kontinjensi, dalam bentuk suatu dokumen, yaitu dokumen rencana strategis jangka pendek Kotamaops, yang materinya berisi hal-hal yang terkait tentang analisa ancaman dan kontinjensi, strategi dan konsep rencana penggunaan kekuatan nyata yang ada pada Kotamaops untuk menghadapi kontinjensi yang diperkirakan akan terjadi.

Disampaikan bahwa dalam menghadapi kontinjensi, Kotamaops berkewajiban untuk menyusun suatu rencana tindakan kontinjensi, dalam bentuk suatu dokumen.
Disampaikan bahwa dalam menghadapi kontinjensi, Kotamaops berkewajiban untuk menyusun suatu rencana tindakan kontinjensi, dalam bentuk suatu dokumen. (HO - PENDAM VI MLW)

"Asistensi penyusunan Rentinkon Kotamaops ini sangatlah penting bagi kita semua, untuk dapat dijadikan sebagai sumber atau bahan masukan dalam menyusun Rentinkon Kodam VI/Mulawarman berkaitan dengan penyiapan pengembangan kekuatan TNI di wilayah Kodam VI/Mulawarman yang nantinya akan menjadi Ibu Kota Negara yang baru di Kabupaten PPU, termasuk kemungkinan prediksi ancaman dari wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dan ALKI II yang merupakan jalur pelayaran terbuka yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan Rentinkon Kodam VI/Mulawarman," ujar Kasdam.

Di akhir sambutan, Pangdam berharap Tim Asistensi dapat memberikan penjelasan kepada tim Kodam yang terlibat penyusunan Rentinkon, sehingga konsep penyusunan Rentinkon sesuai dengan buku petunjuk yang ada serta sesuai dengan prediksi ancaman yang kemungkinan akan dihadapi.

Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino menjelaskan, sebagai alat pertahanan negara yang diamanatkan oleh UU nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara, peran dan tugas TNI diselenggarakan dalam operasi militer untuk perang dan selain perang, dimana penggunaan kekuatan TNI untuk melaksanakan tugas tersebut didasarkan pada kebijakan dan strategi yang disesuaikan dengan kondisi obyektif yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.

Maju di Pilkada Bulungan, Masnur Anwar Mengaku Punya Pengalaman di DPRD

Antisipasi Karhutla, Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim Siap Kerahkan Personel

Fakta Baru Obat Virus Corona Ditemukan, Minum 1 Minggu Langsung Baik, jadi Anti-Malaria di Indonesia

"Asistensi penyusunan Rentinkon Kotamaops bertujuan untuk merencanakan penyelenggaraan pertahanan terpadu dalam menghadapi kontinjensi di daerah dengan membuat rencana tindakan dalam menghadapi kontinjensi yang mungkin terjadi pada tahun 2021," ujar Kapendam. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved