Sepi Pengunjung, Museum Kota Samarinda akan Diresmikan Ulang, Begini Penjelasan Pemkot Samarinda
Sepi pengunjung, Museum Kota Samarinda akan diresmikan ulang, begini penjelasan Pemkot Samarinda.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Sepi pengunjung, Museum Kota Samarinda akan diresmikan ulang, begini penjelasan Pemkot Samarinda.
Museum Kota Samarinda yang terletak di sebelah Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara, akan kembali di-launching.
Sebelumnya bangunan senilai Rp 12 miliar itu, sudah diresmikan oleh Mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, Kamis (8/2/2018).
Launching ulang akan dilakukan kembali, pada 4 Maret 2020.
BACA JUGA
Menara Sutet di Pesona Bukit Batuah Balikpapan Hampir Roboh, Diduga Tanah Tidak Kuat Mengikat
Kamar Dagang dan Industri Balikpapan Prediksi Investasi Malaysia di Benua Etam Lebih Rp 1 Triliun
Kasus Rudapaksa di Penajam, Anggota DPRD PPU Minta Pelaku Dihukum Seberat Mungkin Agar Ada Efek Jera
April 2020 Nanti, Tarif Dasar Air Bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara Naik, Ini Rinciannya
Hal itu disampaikan oleh Tejo Sutarnoto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Samarinda, setelah selesai rapat persiapan peresmian proyek - proyek Kota Samarinda di ruang rapat Wakil Walikota, Jumat (21/2/2020).
Tejo menyampaikan alasan launching itu dilakukan karena dianggap fungsi dari museum itu tidak berjalan dengan baik.
"Setelah launching ulang, akan ada kunjungan dari anak-anak sekolah ke museum setiap harinya, untuk memperkenalkan sejarah kepada anak-anak," kata Tejo.
Tejo menegaskan yang diresmikan ulang bukan lah fisik museum itu, tetapi fungsinya.
"Sebenarnya yang resmikan ulang itu bukan fisiknya tetapi fungsi dari museum itu.
Ia berharap agar museum bisa dilihat dan dinikmati oleh masyarakat Samarinda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tejo-sutarnoto-02.jpg)