Pilkada Bontang

Pilkada 2020, PPP Bontang Hanya Beri Rekomendasi Bakal Calon 3 Nama Saja, Ada Nama Mantan Walikota

Ada 3 nama kandidat yang bakal direkomendasi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) di Pilkada 2020 di Bontang Kalimantan Timur.

Pilkada 2020, PPP Bontang Hanya Beri Rekomendasi Bakal Calon 3 Nama Saja, Ada Nama Mantan Walikota
Kolase Tribunkaltim.co
Ketua DPC PPP Bontang, Abbas Patiroi 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Sementara ini hanya ada 3 nama kandidat yang bakal direkomendasi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) di Pilkada 2020 di Bontang Kalimantan Timur.

Adalah Adi Darma ( mantan Walikota Bontang ), Neni Moerniaeni ( Walikota Bontang ) dan Basri Rase (Wakil Walikota Bontang). Ketiganya resmi mengembalikan formulir Penjaringan DPC PPP Bontang. Saat ini nama mereka sudah berada di DPW PPP Kaltim untuk diteruskan ke DPP.

"Ada 7 orang ambil formulir. Batas waktu pengembalian ternyata hanya 3 orang.
Pak Adi, Pak Basri dan Bu Neni," kata Ketua DPC PPP Bontang, Abbas Patiroi lewat sambungan telepon, Rabu (26/2/2020).

Untuk diketahui, ketiga kandidat tersebut diketahui serius maju dalam kontestasi Pilkada Bontang 2020. Pasangan Adi-Basri lebih dulu mendapat rekomendasi dari partai politik pengusung yakni PKB dan PDIP.

Sementara Neni masih berproses menentukan pendampingnya maju di Pilkada Bontang 2020. Partai Golkar yang bisa mengusung calonnya pun hingha kini belum menerbitkan rekomendasi kepada Walikota Bontang tersebut.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim Batal Maju Independen di Pilkada Bontang 2020, Dody Tahu Diri

"Ketiganya saya rekomendasikan, kemarin. Di Muskercab PPP Bontang. Kalau kita rekom 2 orang saja, tak ada pembanding. Jadi kita rekomendasikan tiga orang. Bola sekarang di tangan DPW PPP," ungkapnya.

Kendati Penjaringan Bacalon di tingkat DPC PP0 Bontang ditutup, tak menutup kemungkinan bagi kandidat lain dapat rekomendasi partai berlambang ka'bah ini. Pasalnya, di tingkat DPW PPP Kaltim dan DPP ruang Penjaringan Bacalom Pilkada masih terbuka lebar.

"Di tingkat wilayah belum tertutup. Bisa saja daftar di wilayah. Berkas bisa titip di DPC. Aturan juklak juknis begitu, sebelum wilayah laksanakan Rakerwil (rapat kerja wilayah) masih dibuka penjaringan. Tak menutup kemungkinan yang lain. Aturan juklak itu bahkan bisa mendaftar di DPP PPP," selorohnya.

Adi Darma - Basri Rase Masih Buka Pintu Koalisi untuk Pilkada Bontang, Tunggu PAN dan PPP

Lebih lanjut, saat disinggung kemana PPP bakal melabuhkan dukungannya di Pilkada Bontang 2020. Abbas mengaku belum bisa menjawab pertanyaan tersebut, lantaran proses lobi politik masih berjalan.

"Sama saja tiga-tiganya, komunikasi bagus ke kita ( PPP ). DPC sudah mengirim ke wilayah, tinggal wilayah lagi dan DPP. Rekomendasi PPP iti 40 persen kewenangan DPC, 40 persen Wilayah, 20 persennya DPP. Tapi ujungnya yang menentukan DPP," ungkapnya.

Patut diketahui Neni dalam pemberitaan sebelumnya pernah menyebut PPP bakal jadi salah satu parpol pendukungnya.

Pun di pihak yang lain, Adi-Basri juga tengah menanti sikap PPP apakah bakal ikut gerbong koalisi bersama PKB dan PDIP di Pilkada Bontang

(Tribunkaltim.co/Fachri)

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved