Lukai Kapolsek Serta Rusak Markas Polisi, Dandim Cabut Izin Keluar Prajurit TNI Batalyon Infanteri

Lukai kapolsek serta rusak markas polisi, Dandim cabut izin keluar Prajurit TNI Batalyon Infanteri

handout via Kompas.com
Satu personel Polisi Resor Tapanuli Selatan ikut menjadi korban, akibat bentrok antar aparat di Desa Silangkitang, Pahae Jae, Tapanuli Utara, Kamis (27/2/2020). 

Namun sebelumnya anggota TNI dari Lapo Gambiri telah dalam perjalanan dari Kompi.

Komunikasi antara Dandim, Kapolres dan Dan Yon serta Danki kata Pasiintel telah dilakukan sebenarnya.

Namun saat sudah bubar, ternyata terjadi gesekan antara anggota dari Kompi dengan sejumlah petugas kepolisian di TKP.

"Kondisi saat ini sudah kondusif dan teman terkendali,"ujar Pasintel Situmorang.

Hal serupa disampaikan oleh, Kabag Humas Polres Taput Walpon Barimbing.

Mediasi juga sedang berlangsung dan kedua belah pihak sudah saling bermaaf-maafan.

"Intinya sudah terjadi mediasi dan diambil jalan terbaik dalam hal ini TNI Polri sudah saling bermaaf-maafan,"ujar Barimbing.

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolsek Terluka dan Markas Polisi Dirusak, Dipicu Kemacetan

Tindak Pidana Pelanggaran Prajurit TNI AD di Kodam VI Mulawarman Turun 25 Persen

Informasi yang beredar di media sosial kronologi bentrok adalah:

Selamat sore komandan
Ijin melaporkan

Perihal: Terjadinya Keributan Antara Danki A Yonif 123/RW Kapten Inf Ridwan dengan Kapolsek Pahae Jae AKP Ramot Soala Gogo Nababan.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved