Anies Baswedan Beberkan Ada 115 Warga Jakarta Dipantau Terkait Virus Corona, 32 Pasien Diawasi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beberkan ada 115 warga Jakarta dipantau terkait Virus Corona, sementara ada 32 pasien yang diawasi.
"covid-19 ini sesuatu yang harus kita antisipasi secara serius," tutup Anies Baswedan.
• 6 Kota di Indonesia Ini Disebut-sebut Masuk Zona Kuning Penyebaran Virus Corona, Kemenkes: Tak Benar
• Data Terbaru Hasil Pemeriksaan 136 Pasien terduga Virus Corona di di 22 Provinsi di Indonesia
Bentuk Tim
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membentuk tim khusus guna menangani Virus Corona atau covid-19.
"Saat ini kami sedang dalam proses pembentukan tim tanggap covid-19," kata Anies Baswedan.
Tim khusus besutan Pemprov DKI ini, lanjutnya, akan dipimpin Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda DKI Jakarta, Catur Laswanto.
"Tim ini diketuai Asisten Kesra, nantinya akan menjadi pusat kendali untuk pemantauan, pencegahan, dan penanggulangan covid-19," beber Anies.
Pemprov DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.
Begitu juga dengan instansi pemerintahan lainnya.
"Kita juga melibatkan stakeholder lain di Jakarta untuk mengantisipasi pontensi wabah covid-19," ucap dia.
Anies Baswedan menyebut, hal ini dilakukan secara cepat lantaran Jakarta merupakan pintu gerbang Indonesia kedatangan orang asing.
"Kami bergerak cepat antisipasi, karena Jakarta adalah pintu gerbang Indonesia kedatangan orang interaksi dunia internasional, porsi terbesarnya ada di Jakarta," jelas dia.
Dugaan Virus Corona di Indonesia
Pihak Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan ( Balitbangkes ) telah mengeluarkan hasil pemeriksaan pasien terduga Virus Corona di Indonesia .
Dalam data tersebut, yang dikeluarkan pada 27 Februari 2020, tercatat telah memeriksa 136 spesimen terduga (suspect) Virus Corona ( covid-19) di Indonesia.
Disebutkan pasien yang diperiksa tersebut mempunyai gejala demam, batuk, sesak napas dan mempunyai riwayat perjalanan ke negara terjangkit covid-19 dalam waktu 14 hari terakhir.