Virus Corona
Warga Tarakan Tak Perlu Panik Virus Corona, Ini Anjuran dan Langkah Antisipasi dari Dinas Kesehatan
Warga Tarakan tak perlu panik Virus Corona, Ini Anjuran dan Langkah Antisipasi dari Dinas Kesehatan
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Warga Tarakan tak perlu panik Virus Corona, Ini Anjuran dan Langkah Antisipasi dari Dinas Kesehatan
Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kesehatan ( Dinkes ) mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada atas wabah Virus Corona.
Kepala Dinkes kota Tarakan, dr Witoyo, menyebut bahwa langkah antisipasi telah dilakukan sesuai prosedural oleh pihaknya maupun instansi terkait.
BACA JUGA
Biaya Pengobatan Empat Warga Balikpapan Suspect Virus Corona Masih Ditanggung BPJS Kesehatan
Pasien yang Diisolasi Meninggal Dunia, Walikota Sukabumi Angkat Bicara, Belum Dipastikan Corona
Sesuai arahan Kementerian sejak Januari lalu, Dinkes kota Tarakan telah menjalankan sejumlah prosedural penanganan dan antisipasi virus asal China ini.
Yang pertama mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh puskesmas yang ada.
Surat edaran tersebut berisi himbauan kesiapsiagaan petugas puskesmas melayani pasien suspect Virus Corona.
"Tugasnya kami di situ jika ada yang terindikasi pihak petugas puskesmas langsung arahkan ke rumah sakit yang ditunjuk seperti RSUD Tarakan," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2020).

BACA JUGA
2 Sudah Positif, 50 Warga Depok juga Disebut Terindikasi Corona, Termasuk Perawat yang Menangani
Warga Depok Alami Sakit Panas dan Batuk Usai Dansa di Restoran Kemang, 50 Orang Terindikasi Corona
Selain itu Dinkes Tarakan juga membuat pusat informasi melalui grup WhatsApp.
Setiap informasi mengenai Virus Corona akan dilaporkan di grup yang berisi para petugas medis maupun pihak terkait lainnya.
Kemudian berikutnya, membentuk tim gerak cepat yang memantau dan melaporkan jika ada kejadian suspect.
"Semuanya kita informasikan dan sampaikan di grup itu agar satu pintu dan penanganannya bisa maksimal," tambahnya.
Sejauh ini ungkap dr Witoyo tak ada laporan mengenai wabah Virus Corona masuk di kota Tarakan.
"Belum ada, khusus untuk jalur masuk seperti bandara dan pelabuhan itu kewenangan KKP," paparnya.
Jaga Kesehatan
Upaya antisipasi telah dilakukan pihak pemerintah, namun menurut dr Witoyo yang tak kalah pentingnya untuk pencegahan Virus Corona yakni tindakan langsung dari masyarakat.
Semisal tetap mengutamakan menjaga kesehatan dan tidak panik atas situasi yang terjadi.
Salah satu yang menurutnya tidak perlu dibesar-besarkan yakni penggunaan masker.
"Yang penting jaga kesehatan, rutin cuci tangan, istirahat yang cukup dan makan makanan sehat,
dari penjelasan menteri soal masker itu dianjurkan hanya untuk mereka yang terpapar kalau yang masih sehat tidak perlu," tuturnya.
Sementara itu menyikapi banyaknya warga berburu masker lantaran kepanikan yang terjadi sehingga terjadi kelangkaan menurut dr Witoyo adalah sebuah keniscayaan.
Pihaknya pun belum memikirkan akan melakukan sidak ataupun pengadaan masker tambahan untuk warga.
"Hukum ekonominya kan begitu banyak permintaan berarti jumlahnya semakin menipis harga bisa naik,
tapi dari kami belum ada rencana untuk itu (penyediaan masker) karena belum ada arahan," tutupnya.
Layanan Hotline
Pencegahan wabah Virus Corona terus dilakukan di kota Tarakan, Kalimantan Utara, menyusul sudah adanya temuan kasus di Indonesia yang diumumkan Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020) kemarin.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni Dinas Kesehatan ( Dinkes ) membuka layanan hotline konsultasi.
Layanan hotline ini telah dibuka sejak 12 Februari 2020 lalu untuk melayani berbagai laporan mengenai virus asal China itu.
Dinkes Tarakan menyertakan nomor telepon 081351432112 yang bisa dihubungi via sms, WhatsApp dan telepon.
Terkait dengan makin maraknya wabah Virus Corona ini, Walikota Tarakan, dr Khairul, berharap masyarakat tidak panik.
Menurutnya untuk pencegahan pihak-pihak terkait sudah bekerja maksimal.
Semisal pemeriksaan intensif di jalur-jalur kedatangan Warga Negara Asing ( WNA ) seperti bandara Juwata dan pelabuhan penumpang.
"Yang penting masyarakat jangan panik dan tetap menjaga kesehatan," katanya.
Kaltara Masih Aman
Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengumumkan dua warga Indonesia dipastikan positif terjangkit Virus Corona, Senin (2/3/2020).
Kedua warga Indonesia ini yakni ibu dan anak yang diketahui sempat melakukan kontak langsung dengan salah satu warga Jepang yang diketahui meninggal usai berkunjung ke Indonesia.
Meski telah mengumumkan kedua warga Indonesia positif Virus Corona.
Namun Jokowi enggan menyebutkan keduanya berada di daerah mana saat ini.
"Orang Jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu.
Ternyata orang yang terkena Virus Corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," ucap Jokowi dikutip dari kompas.com.
Ini merupakan kasus pertama yang diumumkan Pemerintah Indonesia terkait wabah Corona.
Sebelumnya Pemerintah mengklaim, Indonesia bebas wabah Corona dan menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang tak terjangkiti.
Terkait dengan pengumuman Pemerintah Pusat ini, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan memastikan untuk wilayah Kalimantan Utara masih aman.
Meski begitu, KKP Tarakan menyebut pihaknya dalam beberapa hari ini sudah melakukan pemantauan dan pengawasan.
BACA JUGA
Dinas Kesehatan Kukar Siapkan Tim Gerak Cepat Cegah Virus Corona, Libatkan Lintas Sektor Polisi TNI
Kabar Corona Jangkit WNI, Bupati Edi Damansyah: Pemerintah Tetap Melindungi Kesehatan Warga Kukar
"Kalau orang dalam pemantauan ( Virus Corona ) dan pasien dalam pengawasan ada beberapa yang sudah dilakukan dan semua negatif, kami tidak bisa sebutkan penanganannya di rumah sakit mana saja tapi dari hasil tes dan uji lab sampai saat ini yang kita awasi negatif," terang Kepala KKP Tarakan, Ahmad Hidayat.
Sementara untuk pengawasan sendiri Ahmad Hidayat menyebut tingkat kewaspadaan di beberapa jalur masuk Tarakan tetap siaga 1 seperti arahan awal.
Baik itu penjagaan di Bandara Juwata Tarakan dan sejumlah pelabuhan penumpang dan barang.
"Dari kemarin-kemarin mulai kasus itu peningkatan kewaspadaan, terus melakukan trcaking baik di dalam.
Tetap seperti kemarin kan kita ada juga bantuan dari Polda dan TNI kita maksimal," tutupnya. (Tribunkatim.co/Alfian)