Virus Corona
UPDATE Jumlah Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 19 Orang, Begini Kondisinya
UPDATE jumlah pasien positif covid-19 Virus Corona di Indonesia bertambah jadi 19 Orang, begini kondisinya, hingga imbauan Wapres Maruf Amin
Pasien 10, laki-laki 29 tahun, WNA; pasien kasus 11, WNA, perempuan 54 tahun; pasien kasus 12, laki-laki, 31 tahun; dan pasien kasus 13, perempuan, 16 tahun.
Kemudian, pasien dengan identifikasi 14, laki-laki, 50 tahun; pasien 15, perempuan, 43 tahun; pasien 16, perempuan, 17 tahun; pasien 17, laki-laki, 56 tahun; pasien 18, laki-laki, 50 tahun; dan pasien 19, laki-laki, 40 tahun.
Sebelumnya, ada dua orang pasien covid-19 dalam kasus pertama yang terjadi di Tanah Air, yaitu seorang perempuan berusia 31 tahun (kasus 1) dan ibunya yang berusia 64 tahun (kasus 2).
• HATI-HATI, WHO Peringatkan Virus Corona Bisa Menular Lewat Uang Kertas, Segera Lakukan Langkah Ini
Menurut Jokowi, Virus Corona itu didapat dari warga negara Jepang yang sempat melakukan perjalanan di Indonesia.
Dia kemudian menularkan itu ke pasien kasus 1, lalu Virus Corona itu sampai ke pasien kasus 2.
Pemerintah kemudian men-tracing atau melakukan penelusuran dengan skema klaster untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.
Hasilnya, hingga Minggu malam diketahui ada enam pasien yang positif covid-19 dan 21 orang masuk dalam kategori suspect.
Lima orang di antaranya diketahui berasal dari klaster Jakarta, yang masih terkait dengan kasus 1.
Mereka dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.
Kondisi pasien positif Virus Corona di RSPI
Juru bicara penanganan covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan soal kondisi pasien positif covid-19 yang kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
Menurut Yuri, seluruh pasien dalam kondisi baik dan tidak menampakan sakit berat.
• Update Virus Corona, 6 WNI Positif Covid-19, 55 Persen Pasien di Lebih dari 100 Negara Sembuh
Enam pasien itu, kata dia, bisa melakukan aktivitasnya secara mandiri.
"Tidak ada yang menggunakan oksigen, infus, dan bisa lakukan layanan perawatan sendiri," ujar Yurianto di Istana Kepresidenan, Senin.
"Kalaupun demam, tidak terlalu tinggi, batuk tidak terlalu berat," tutur Yuri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/virus-corona-di-indonesia-09032020_3.jpg)