Sudah Latihan Bersama, Fisik Pemain Tim Sepak Bola PON Kaltim Jadi Masalah

Tim sepak bola PON Kalimantan Timur ( Kaltim ) telah menggelar latihan bersama dengan fokus pada peningkatan fisik pemain.

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Mathias Masan Ola
TribunKaltim.Co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Laga uji coba antara Borneo FC Samarinda melawan tim sepak bola PON Kaltim berakhir imbang 1-1. Pertandingan digelar dengan format 3 kali 30 menit di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (25/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim sepak bola PON Kalimantan Timur ( Kaltim ) telah menggelar latihan bersama dengan fokus pada peningkatan fisik pemain.

Pasca uji coba melawan tim lokal Sega FC beberapa waktu lalu yang berkesudahan dengan skor 7-0 untuk kemenangan tim sepak bola PON Kaltim, terlihat telah ada peningkatan pada kondisi fisik pemain.

"Memang bukan hasil yang kita lihat, lebih ke kondisi pemain. Kelihatan sudah ada peningkatan. Ini karena kita telah menggelar latihan bersama," ucap pelatih tim sepak bola PON Kaltim, Rahmat Hidayat, Selasa (10/3/2020).

Pada program latihan yang dilaksanakan kali ini, pihaknya lebih mengedepankan pada latihan peningkatan fisik diselingi dengan game agar sentuhan pemain tidak hilang.

Lawan Klub Liga 2 Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan, Tim Sepak Bola PON Kaltim Usung Misi Berbeda

"Banyak faktor di fisik yang masih harus kita benahi. Untuk taktik dan strategi belum, karena kita masih ada waktu untuk lakukan persiapan," ungkapnya.

"Dan, setiap akhir pekan kita lakukan sparing dengan tim lokal. Setelah lebaran nanti kita rencanakan lawan Jawa Timur," sambungnya.

Rencananya, setelah menggelar latihan bersama beberapa pekan, pihaknya kembali akan membubarkan tim, dan kembali mengumpulkan pemain pada 25 Maret 2020 hingga puasa.

Sejauh ini pihaknya masih mempertahankan pemain pada Pra PON lalu ditambah dengan tiga pemain profesional.

Kesiapan Sepak Bola PON Kaltim, Jajal Klub Liga 1 Ini, Pertandingan Awal Imbang dengan Borneo FC

Tak Dapat Izin Tim Sepak Bola PON Kaltim Terpaksa Bermain di Lapangan Kampung

Namun, bukan berarti seluruh pemain sudah pasti dibawa ke Papua, karena tim pelatih masih menerapkan sistem promosi dan degradasi.

"Belum ada yang promosi atau degradasi, saat ini masih pemain di Pra PON," imbuhnya.

Terkait dengan lapangan untuk latihan, telah ada lampu hijau dari pengelola Stadion Madya Sempaja dan Stadion Utama Palaran yang dapat digunakan oleh tim sepak bola PON Kaltim.

Selagi masih menunggu proses perizinan pinjam lapangan selesai, tim sepak bola PON Kaltim masih menggunakan lapangan kampung Kalimanis dan Gerilya.

"Sedang proses perizinan, yang jelas lapangan yang akan digunakan merupakan milik Pemprov Kaltim. Kalau sekarang masih pakai lapangan warga," pungkas Rahmat.

Tim Sepak Bola PON Kalimantan Timur Ditantang Dua Klub Profesional, Borneo FC dan Persiba Balikpapan

Untuk diketahui, medali emas menjadi target utama tim sepak bola PON Kaltim pada PON XX 2020 Papua Oktober mendatang

Pada Pra PON lalu, tim sepak bola Kaltim berhasil keluar sebagai juara grup 4. Hal itu membuat optimistis punggawa tim sepak bola PON Kaltim dapat meraih hasil maksimal di ajang multi event empat tahunan itu.

Namun demikian, sejumlah tim dari Provinsi lain tetap diwaspadai oleh tim sepak bola PON Kaltim, seperti tuan rumah Papua dan juara bertahan Jawa Barat ( Jabar ). (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved