Sudah Latihan Bersama, Fisik Pemain Tim Sepak Bola PON Kaltim Jadi Masalah

Tim sepak bola PON Kalimantan Timur ( Kaltim ) telah menggelar latihan bersama dengan fokus pada peningkatan fisik pemain.

TribunKaltim.Co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Laga uji coba antara Borneo FC Samarinda melawan tim sepak bola PON Kaltim berakhir imbang 1-1. Pertandingan digelar dengan format 3 kali 30 menit di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (25/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim sepak bola PON Kalimantan Timur ( Kaltim ) telah menggelar latihan bersama dengan fokus pada peningkatan fisik pemain.

Pasca uji coba melawan tim lokal Sega FC beberapa waktu lalu yang berkesudahan dengan skor 7-0 untuk kemenangan tim sepak bola PON Kaltim, terlihat telah ada peningkatan pada kondisi fisik pemain.

"Memang bukan hasil yang kita lihat, lebih ke kondisi pemain. Kelihatan sudah ada peningkatan. Ini karena kita telah menggelar latihan bersama," ucap pelatih tim sepak bola PON Kaltim, Rahmat Hidayat, Selasa (10/3/2020).

Pada program latihan yang dilaksanakan kali ini, pihaknya lebih mengedepankan pada latihan peningkatan fisik diselingi dengan game agar sentuhan pemain tidak hilang.

Lawan Klub Liga 2 Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan, Tim Sepak Bola PON Kaltim Usung Misi Berbeda

"Banyak faktor di fisik yang masih harus kita benahi. Untuk taktik dan strategi belum, karena kita masih ada waktu untuk lakukan persiapan," ungkapnya.

"Dan, setiap akhir pekan kita lakukan sparing dengan tim lokal. Setelah lebaran nanti kita rencanakan lawan Jawa Timur," sambungnya.

Rencananya, setelah menggelar latihan bersama beberapa pekan, pihaknya kembali akan membubarkan tim, dan kembali mengumpulkan pemain pada 25 Maret 2020 hingga puasa.

Sejauh ini pihaknya masih mempertahankan pemain pada Pra PON lalu ditambah dengan tiga pemain profesional.

Kesiapan Sepak Bola PON Kaltim, Jajal Klub Liga 1 Ini, Pertandingan Awal Imbang dengan Borneo FC

Tak Dapat Izin Tim Sepak Bola PON Kaltim Terpaksa Bermain di Lapangan Kampung

Namun, bukan berarti seluruh pemain sudah pasti dibawa ke Papua, karena tim pelatih masih menerapkan sistem promosi dan degradasi.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved