Minggu, 10 Mei 2026

Kabar Artis

PROFIL Rama Aiphama, Penyanyi Nyentrik Berdarah Arab - Gorontalo yang Meninggal Dunia Hari Ini

Berikut profil Rama Aiphama, penyanyi nyentrik berdarah Arab - Gorontalo yang meninggal dunia hari ini

Tayang:
Editor: Syaiful Syafar
KOMPAS.com
PROFIL Rama Aiphama, Penyanyi Nyentrik Berdarah Arab - Gorontalo yang Meninggal Dunia Hari Ini 

TRIBUNKALTIM.CO -- Berikut profil Rama Aiphama, penyanyi nyentrik berdarah Arab - Gorontalo yang meninggal dunia hari ini.

Kabar duka datang dari sang artis, Rama Aiphama menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (11/3/2020) dalam usia 61 tahun.

Suasana pemakaman Rama Aiphama, di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Al Mahdor, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020).
Suasana pemakaman Rama Aiphama, di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Al Mahdor, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Sayyid Mohammad bin Syagab Al-‘Idrus yang kerap disapa dengan panggilan Rama Aiphama adalah seorang penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia.

Pria berdarah Arab dan Gorontalo ini telah memulai kariernya sejak tahun 1980-an.

Ia pun dikenal sebagai penyanyi yang dengan aliran musik melayu, dangdut dan keroncong.

Debutnya di dunia hiburan dengan merilis sebuah album yang bertajuk “Aku yang Merindukanmu” (1981).

Baca juga: INNALILLAHI, Penyanyi Legendaris Rama Aiphama Meninggal Dunia, Sempat Mengeluh Sakit Perut

Baca juga: UPDATE, Satu Pasien Positif Corona Meninggal di Bali, Pemerintah Daerah Edarkan Surat ke Sekolah

Baca juga: Tabrak Truk Parkir, Sang Kakak Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian dan Adiknya Dirawat di Rumah Sakit

Baca juga: Ingin Nikahi BCL karena Ngaku Mirip Ashraf Sinclair, Pria Ini Malah Dibully hingga Dianggap Halu

Baca juga: Asmara Zaskia Gotik dan Sirajuddin Mahmud Berawal dari Meeting Bisnis Berlanjut Silaturahmi Keluarga

Puncak karier Rama Aiphama ketika ia merilis lagu di era 90-an yang berjudul "Dinda Bestari".

Lagu ini berhasil menjadi lagu yang populer kala itu.

Hinga saat ini tercatat pria kelahiran 17 September 1959 ini telah melahirkan sembilan album.

Di tahun 2014 berkat lagu “Kyai Deng Pendeta Baku Sayang” Rama Aiphama berhasil masuk nominasi di ajang Anugerah Musik Indonesia untuk kategori Lagu Berbahasa Daerah Terbaik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved