Breaking News:

Virus Corona

Update, Skema Layanan, LRT, MRT, Transjakarta dan KRL Setelah Transportasi Publik Jakarta Dibatasi

Update, skema layanan, LRT, MRT, Transjakarta dan KRL setelah transportasi publik Jakarta dibatasi ,

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Update, skema layanan, LRT, MRT, Transjakarta dan KRL setelah transportasi publik Jakarta dibatasi . 

"Ini berarti seluruh layanan non koridor (Non BRT), Royaltrans dan Mikrotrans ditiadakan," tambahnya.

Langkah ini diambil, tambah Nadia, menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan yang diumumkan sore ini pukul 17.00 WIB.

Perihal pembatasan layanan angkutan umum di DKI Jakarta secara ekstrem untuk mengurangi potensi penularan COVID 19.

Penetapan pengurangan interaksi fisik diterapkan di halte dan bus Transjakarta yang melintas di 13
koridor.

Hal ini dilakukan dengan memberikan jarak antar individu sejauh satu hingga dua meter
dalam ruang publik transportasi seperti di halte dan di dalam bus," jelasnya.

Untuk di halte, Transjakarta akan memberikan marka dimana pelanggan harus berdiri dengan jarak yang sudah diatur.

Untuk di Bus, pelanggan akan dilakukan pengaturan jarak duduk sehingga meminimalisasi interaksi fisik antar
pelanggan.

Petugas halte dan petugas keamanan akan membantu pengaturan duduk di dalam bus dan diharapkan pelanggan dapat ikut seperti arahan yang ditentukan untuk kesehatan dan kenyamanan pelanggan.

"Transjakarta juga akan menerapkan pembatasan jumlah pelanggan pada halte dan mengharapkan
kesabaran pelanggan untuk ikut dalam tata tertib yang telah diberlakukan," ujar Nadia.

Lebih jauh Transjakarta melipatgandakan sanitasi halte dan bus dengan melakukan pencucian bus dan interiornya lebih sering.

Lalu, melakukan pembersihan seluruh interior halte dengan interval yang lebih sering.

Juga pemasangan seluruh hand sanitizer di bus dan memastikan ketersediaan isi ulangnya di halte dan bus.

"Untuk sementara ini, Transjakarta juga mengubah pola pengurusan kartu gratis. Pengurusan secara
langsung ke kantor kami istirahatkan terlebih dahulu," ujarnya.

Pelanggan disarankan untuk melakukan pengurusan melalui sistem online layanan pelanggan 1500-102 atau e-mail naiktije@transjakarta.co.id

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved