Senin, 4 Mei 2026

BNI untuk Petani

Sukses di Gowa, KUR BNI untuk Petani Bakal Sasar Dua Daerah Ini

meningkat dua kali lipat. Dari 800 ton pada tahun 2018, naik menjadi 1.600 ton pada akhir 2019 lalu.

Tayang:
Tribun Timur / Ari Maryadi
Wakil Pemimpin Sentra Kredit Kecil (SKC) BNI Makassar, Elisa Tanya (ET) didampingi ketua kelompok tani Syahril Daeng Lewa (kiri). 

TRIBUNKALTIM.CO, SUNGGUMINASA -- Program Kredit Usaha Rakyat Bank Negara Indonesia (BNI), kini mulai dirasakan manfaatnya oleh petani di Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Produksi pertanian meningkat dua kali lipat. Dari 800 ton pada tahun 2018, naik menjadi 1.600 ton pada akhir 2019 lalu.

Setelah sukses menumbuhkan produksi pertanian di Gowa, BNI berencana menyasar daerah lain ke depannya.

Cegah Covid-19 Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman Samarinda Produksi Hand Sanitizer

Tak Betah di Liverpool, Ini yang Bikin Lazio Bisa Mudah Rekrut Dejan Lovren ke Liga Italia

Setelah Jam Operasional Dikembalikan, MRT Kini Tampak Sepi Dibanding Biasanya

"Setelah Gowa, kini berencana masuk ke Kabupaten Maros dan Pangkep," kata Wakil Pemimpin Sentra Kredit Kecil (SKC) BNI Makassar, Elisa Tanya (ET) kepada Tribun, Selasa (25/2/2020).

Elisa melanjutkan, BNI sebagai Agent Of Development mengemban amanah dari pemerintah untuk membantu sekaligus pembinaan pelaku UMKM.

Tujuannya dalam rangka mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) termasuk yang berada di pelosok desa.

BNI hadir memberi bantuan dalam bentuk pinjaman modal dengan bunga rendah kepada para petani melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), serta Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Hal ini selaras dengan salah satu tagline kami di BNI untuk membantu petani yakni, Lepas Dasi Sejahterakan Petani," kata Elisa.

LIDA 2020 Digelar Tanpa Penonton, Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pendukung Dilarang Nobar

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Bupati Berau Liburkan Anak Sekolah dan Pertemuan Massal

Obat Tradisional Ini Ternyata Banyak Sembuhkan Pasien Virus Corona di China

BNI hadir sebagai penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan, maupun pengentasan kemiskinan.

Sebelumnya, BNI membina 18 kelompok tani di Desa Panaikang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.

Bantuan yang diberikan BNI awalannya berupa bantuan kemitraan, atau CSR.

Bantuan kemitraan itu diberikan kepada 18 petani yang tergabung dalam kelompok tani Daeng Lewa.

"Kini 18 petani itu sudah graduasi (naik kelas kredit) dan menikmati bantuan kredit usaha rakyat dengan bunga enam persen," kata Elisa.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved