Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Setelah Jam Operasional Dikembalikan, MRT Kini Tampak Sepi Dibanding Biasanya

Setelah jam operasional dikembalikan, MRT kini tampak sepi dibanding biasanya

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Setelah jam operasional dikembalikan, MRT kini tampak sepi dibanding biasanya 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah jam operasional dikembalikan, MRT kini tampak sepi dibanding biasanya 

Pembatasan jadwal operasional sejumlah angkutan massal menyusul menyebarnya virus Corona sempat membuat penumpukan penumpang .

Kini setelah jam operasional MRT kembali normal, jumlah penumpang malah tampak sepi dibanding hari-hari biasanya .  

Seorang penumpang MRT, Tami, menunjukkan suasana sepi di dalam MRT melalui akun Twitter pribadinya, @ttaammiii.

"So happy that mrt is back to normal again and look at the space between each person!

(Senang sekali MRT kembali beroperasi normal dan lihat jarak antar orang!)" tulisnya di Twitter, Selasa pagi.

 Sadar Kebijakannya Blunder, Anies Baswedan Langsung Ikut Arahan Jokowi, Transportasi Umum Ditambah

 Kebijakan Terbaru Pemerintah Jokowi, Warga Positif Virus Corona Kategori Ini Cukup Dirawat di Rumah

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Tami membenarkan suasana MRT hari ini lebih sepi dari hari-hari biasanya.

"Memang lebih sepi dari biasanya bahkan lebih sepi dari hari-hari sebelum adanya COVID-19 ini sih," ungkapnya pada Tribunnews.com, Selasa pagi.

Wanita yang bekerja di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan itu menyebutkan ia berangkat dari Stasiun MRT Lebak Bulus pada sekitar pukul 07.20 WIB.

Menurut Tami, hal ini berbeda dengan yang ia alami pada Senin (16/3/2020) kemarin.

Tami menceritakan, Senin kemarin ia harus menunggu 1,5 hingga 2 jam untuk mendapatkan MRT.

"Dari Lebak Bulus juga, itu sampai 1,5 atau 2 jam gitu baru bisa naik MRT-nya," ucapnya.

Ia pun mengaku terlambat masuk kantor.

"Iya (terlambat), saya masuk jam 08.00, sampai kantor jam 08.30 lewat," tuturnya.

Tami juga mengaku kecewa dengan kebijakan pembatasan transportasi umum sebelumnya yang ia nilai diputuskan tanpa pertimbangan yang matang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved