Senin, 20 April 2026

Tidak Ada Lagi Kubu Makmur HAPK dan Kubu Rudy, Tim: Semua Keluarga Besar Partai Golkar Kaltim

Usai musyawarah daerah ke -10 Partai Golkar Kaltim, Tim Penghubung Rudy Masud saat mendaftar sebagai ketua partai tegaskan, tidak ada lagi kubu-kubuan

Editor: Adhinata Kusuma
Tribunkaltim.co/Sapri Maulana
Liaison officer (LO) atau tim penghubung pencalonan Rudy Masud sebagai ketua Partai Golkar Kaltim, Hendra, saat bertemu sejumlah awak media, di Samarinda, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Usai musyawarah daerah ke -10 Partai Golkar Kaltim, tim penghubung Rudy Masud saat mendaftar sebagai ketua partai tegaskan tidak ada lagi kubu-kubu dalam Partai Golkar Kaltim.

Hal itu diucapkan Hendra, selaku tim penghubung Rudy Masud, kepada sejumlah awak media, Rabu (18/3/2020).

"Tidak ada lagi kubu Pak Makmur, kubu Pak Rudy, semua keluarga besar Partai Golkar Kaltim," kata Hendra.

Rudy Masud, kata Hendra, akan menyolidkan seluruh kader, tanpa sekat untuk mencapai tujuan partai.

Salah satu tujuan terdekat ialah, memenangkan 60 persen dari 9 kabupaten/kota yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Jangan hanya pasang nama, tapi vakum. Beliau (Rudy Masud) bukan hanya membawa kita lari, tapi ingin bawa kita terbang," lanjutnya.

Ketua Terpilih Partai Golkar Kaltim Rudy Masud Ingin Figur Sekretaris yang Cocok dengan Dirinya

Sebab, jika tidak bergerak cepat. Partai Golkar Kaltim, kata Hendra, dapat tertinggal dari langkah partai politik lainnya.

"Pengurus harus punya semangat politik.Tapi kalau datang duduk, pulang, tanpa inovasi, partai yang kasihan," tuturnya.

Hendra menegaskan, memang tak mudah untuk menguasai langsung amanat yang diberikan.

Sebagai kader, harus memiliki semangat politik untuk mencapai tujuan partai.

Terkait kepengurusan, Hendra menjelaskan wewenang tersebut merupakan milik tim formatur, yakni Rudy Masud dan Makmur HAPK.

Hingga saat ini, belum ada nama-nama kepengurusan Partai Golkar Kaltim periode 2020 hingga 2025 yang secara resmi diumumkan.

Termasuk posisi sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim. Saat ditanya pewarta tentang posisi yang kerap disebut sekjen, merupakan posisi vital.

"Kita berharap sekjen orang yg mampu memobilisasi seluruh kegiatan partai, menata administrasi, bersama DPD II bergerak maksimal dan mempersiapkan administrasi pilkada," kata Hendra.

Tak hanya itu saja, sekjen, menurut Hendra, harus mampu meredam jika terjadi gejolak dalam internal Partai Golkar Kaltim.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved