Jejak Pasien Corona di Bontang
APBD Belum Bisa Gerak Walikota Bontang Neni Pakai Uang Pribadi Semprot Desinfektan 600 Kelas SD-SMA
Penyemprotan desinfektan ke sekolah dan tempat ibadah dimulai, Kamis (19/3/2020) di Kota Bontang. Neni Moerniaeni terjun langsung pada penyemprotan.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Penyemprotan desinfektan ke sekolah dan tempat ibadah dimulai, Kamis (19/3/2020) di Kota Bontang.
Walikota Bontang Neni Moerniaeni turut terjun langsung pada agenda penyemprotan desinfektan tersebut. Targetnya ada 600 kelas dilakukan penyemprotan desinfektan, dengan waktu yang belum ditentukan. Bila sehari 30 kelas, penyemprotan ini bisa dilakukan hingga 20 hari ke depan.
"Ada 600 kelas sekolah, mulai dari SD sampai SMA yang bakal kita spray desinfektan," tuturnya di sela kegiatan penyemprotan salah satu rumah ibadah di Bontang, Kalimantan Timur.
Belakangan diketahui, kegiatan penyemprotan desinfektan awal ke sekolah dan rumah ibadah menggunakan uang pribadi walikota Neni.
• Cegah Virus Corona Ini Jadwal Penyemprotan Desinfektan di Kota Samarinda, Kamis 19 Maret 2020
• Cegah Virus Corona Hari Ini Pemkab Kutai Kartanegara Semprot Desinfektan di Wilayah Perkantoran
"Ini pribadi saya dulu. Pakai uang bunda dulu, kemarin beli-beli ini, Alhamdulillah dapat ini. Karena, kan, belum bisa keluar apa-apa ( APBD )," tuturnya.
Dana tak terduga pemerintah Kota Bontang menghadapi situasi darurat masih dalam proses pengurusan. Ia tak bisa keluar secara tiba-tiba.
• Cegah Penyebaran Covid- 19, PMI Kabupaten Berau Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Fasum
• Cegah Covid-19 RSUD Bontang Tiadakan Waktu Kunjungan, Semprot Sarana dan Fasilitas Pakai Desinfektan
Dengan adanya kepastian 1 warga Kaltim positif terjangkit virus corona. Maka pemerintah kabupaten/kota harus bergerak cepat mengantisipasi resiko penyebaran. Sebab itu diperlukan langkah taktis dari masing-masing kepala daerah.
"Setelah ini kita harap mereka ( sekolah ) mandiri ke depan. Melakukan sanitasi sendiri. Hari ini kita sisir utara dulu. Awalnya kita ( pemerintah ) tanggung, selanjutnya mandirilah," ujarnya.
"Sekolah swasta yang mampu harap berpartisipasi. Kebersihan lingkungan jadi tanggungjawab sekolah masing-masing, kan," sambungnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)
IKUTI >> Update virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/penyemprotan-di-masjid.jpg)