Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Berharap Pandemi Corona Berakhir, Marcus Gideon: Pedagang Jangan Banyak-banyak Amibil Untung

Marcus berharap pedagang tidak memanfaatkan pandemi virus corona untuk mencari keuntungan.

Editor: Adhinata Kusuma
Instagram badminton.ina
Ekspresi Marcus Fernaldi Gideon saat disuntik vakin Polio jelang keberangkatan ke Manila untuk Badminton Asia Team Championships 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wabah pandemi Corona yang meluas membuat sejumlah atlet Indonesia prihatin.

Salah satunya adalah pebulutangkis ganda putra Marcus Fernaldi Gideon.

Partner dari Kevin Sanjaya ini mengomentari ketersediaan peralatan medis bagi petugas kesehatan di rumah sakit serta stok bahan pokok. 

Marcus berharap pedagang tidak memanfaatkan pandemi virus corona untuk mencari keuntungan.

Harapan itu diungkapkan Marcus lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (24/3/2020).

Dengan mengunggah foto bersama putra dan istrinya, Marcus juga berharap pandemi virus corona bisa segera berakhir.

Ini Lima Laga Terbaik All England Open 2020, Aksi Marcus/Kevin dan Praveen/Melati Dipilih BWF

Seteru Marcus/Kevin Punya Panggilan Khusus untuk Melati Daeva, Dapat Ratusan Like dari Netizen

ALL ENGLAND 2020 : Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada laga semifinal melawan India di Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Sabtu (15/2/2020).
ALL ENGLAND 2020 : Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada laga semifinal melawan India di Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Sabtu (15/2/2020). (Dok. Badminton Indonesia)

"Mari kita berdoa agar negeri ini diberikan kekuatan oleh Tuhan untuk bisa melewati semuanya. Amin," kata Marcus.

"Tolong, untuk penjual alat medis dan bahan pokok jangan sengaja dimahal-mahalin untuk mencari untung besar di saat seperti ini.

Semoga Tuhan memberkati kalian semua," ujar Marcus menambahkan.

Saat ini Marcus Gideon sedang menjalani aturan isolasi mandiri dari PP PBSI selama 14 hari di Pelatnas Cipayung.

Tidak hanya Marcus, semua atlet, pelatih, dan ofisial tim Indonesia yang mengikuti All England Open 2020 juga menjalani isolasi mandiri.

Aturan itu diberlakukan PP PBSI untuk mengantisipasi risiko kontingen Indonesia terjangkit virus corona.

PP PBSI saat ini juga membatasi akses masuk dan keluar di Pelatnas Cipayung.

Susy Susanti Ungkap Kondisi Pelatih Jonatan Christie Cs Sebelum Diisolasi di RS Pelni, Status PDP

Pelatih Anthony Ginting Cs Mengeluh Demam Mual dan Lemas, CT Scan Tunjukkan Flek di Paru Paru   

Pelatih kepala tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, berpose di hall pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Pelatih kepala tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, berpose di hall pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (24/6/2019). (THERESIA/BOLASPORT.COM)

Terkini, Selasa (24/3/2020), pelatih ganda putra Indonesia, Hendry Saputra, dinyatakan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Hendry Saputra dikabarkan mengalami gejala seperti demam dan mual tujuh hari setelah menjalani isolasi mandiri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved