Virus Corona di Berau
Hasil Rapid Test di Berau, Satu Peserta Ijtima Ulama Dari Gowa Dinyatakan Positif Virus Corona
Satu warga Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur diketahui positif terjangkit Viris Corona atau covid-19
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB-Satu warga Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur diketahui positif terjangkit Viris Corona atau covid-19.
Ia diketahui positif terjangkit setelah mengikuti pemeriksaan melalui rapid tes. Bahkan ia merupakan peserta Ijtima UIama yang mengikuti kegiatan di Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Bupati Berau Muharram menyebut bahwa warga yang dinyatakan positif tersebut setelah melalui pemeriksaan rapid test.
"Berdasar hasil rapid test ada satu peserta ijtima ulama kluster Berau yang ikut di kabupaten Gowa, itu hasilnya positif," kata Muharram.
"Mereka ada 9 yang dilakukan rapid test namun satu di antaranya positif. Tapi perlu dipahami rapid test harus ditindaklanjuti dengan swab tes, karena hasil rapid tingkat akuratnya sekitar 80 hingga 90 persen," jelasnya.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, orang nomor satu di jajaran Pemkab Berau itu mengimbau masyarakatnya untuk mulai berhati-hati.
Baca Juga
Tingkat Hunian Turun Karena Corona, Zoom Hotel Samarinda Tawarkan Food Delivery Free Ongkir
Pandemi Virus Corona, Pemain Persiba Balikpapan Wajib Jalani Latihan di Rumah dan Kirim Video
Mau Rp 1 Juta/Bulan? Pendaftaran Kartu Pra Kerja Sudah Dibuka, Janji Jokowi Dipercepat Karena Corona
"Di Kabupaten Berau ini perlu sudah hati-hati karena sudah ada satu positif berdasar hasil rapid tes," imbuhnya.
"Namun kita berharap pasien ini negatif berdasar swab tes. Sehingga kita belum rilis secara resmi," ucap Muharram.
Pasien tersebut, kata Muharram, telah menjalani isolasi beserta keluarganya.
Sebelumnya, Humas RSUD Abdul Rivai Berau dr Erva Anggriana menyebutkan rapid tes merupakan screening, namun yang dapat menentukan seseorang positif atau tidak, mengacu pada metode PCR.
"Rapid test itu lebih cenderung ke screening, artinya untuk menfilter, namun yang menentukan itu tetap metode Polymerase Chain Reaction (PCR), misalnya ketika hasil rapid test positif kita tetap menunggu hasil PCR," uncapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-berau-muharram-saat-meninjau-pelaksanaan-pencegahan-virus-corona.jpg)