Virus Corona

Telegram Terbaru Kapolri Idham Azis, Minta Polisi Tindak 3 Kelompok Ini Saat Wabah Virus Corona

Telegram terbaru Kapolri Idham Azis, minta polisi tindak 3 kelompok ini saat wabah Virus Corona berlangsung

Kolase TribunKaltim.co / Tribunnews
Kapolri Idham Azis dan anggota Polri 

TRIBUNKALTIM.CO - Telegram terbaru Kapolri Idham Azis, minta polisi tindak 3 kelompok ini saat wabah Virus Corona berlangsung.

Untuk kesekian kalinya selama wabah Virus Corona atau covid-19, Kapolri Idham Azis kembali menerbitkan Telegram.

Dalam Telegram tersebut, jajaran polisi di seluruh Indonesia diminta untuk fokus menangani dampak yang ditimbulkan akibat covid-19.

Kali ini, Idham Azis meminta jajarannya untuk fokus terhadap ketersediaan pangan selama pandemi Virus Corona.

Masyarakat maupun korporasi yang dengan sengaja menimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat selama pandemi covid-19 kini siap-siap terancam sanksi pidana.

Kisah Duka Driver Ojek Online Viral, Tertipu Seusai Antar Penumpang dari Purwokerto ke Solo

Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dan Diskon, Login Website PLN www.pln.co.id atau Lewat WhatsApp

Hal itu ditegaskan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1099/IV/HUK.7.1./2020 yang ditandatangani Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo tertanggal 4 April 2020.

Keabsahan surat telegram tersebut dikonfirmasi oleh Karo Penmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono.

Surat telegram tersebut dikeluarkan dalam rangka penanganan perkara dan pedoman pelaksana tugas selama masa pencegahan dan penyebaran covid-19 dalam pelaksanaan tugas terkait ketersediaan bahan pokok dan proses distribusi.

"Bentuk pelanggaran atau kejahatan yang mungkin terjadi dalam ketersediaan bahan pokok dan distribusinya (antara lain) memainkan harga dan menimbun, menghalangi dan menghambat jalur distribusi pangan," tulis surat telegram tersebut seperti dikutip Kompas.com, Minggu (5/4/2020).

Kapolri pun memerintahkan jajarannya untuk mengidentifikasi dan memetakan pelaku kejahatan yang memanfaatkan wabah covid-19.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved