Kamis, 9 April 2026

Virus Corona di Paser

Update Virus Corona di Paser, Pemkab Siapkan 15 Rumah Dinas Untuk Isolasi ODP

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) suspect Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Paser bertambah 2 orang

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Sarassani
Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol saat menyampaikan perkembangan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Paser, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) suspect Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Paser bertambah 2 orang, sehingga jumlah PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot per tanggal 6 April 2020 sebanyak 8 orang.

Tambahan 2 PDP ini menurut Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Senin (6/4/2020), pria berusia 70 tahun beralamat di Kecamatan Tanah Grogot, sedangkan PDP kedua pria 23 tahun asal Kecamatan Long Ikis.

“Kedua PDP atau pasien 15 dan pasien 16 ini punya riwayat perjalanan dari zona merah.

Karena ada 8 PDP yang boleh pulang, dan di ruang isolasi rumah sakit sekarang ada 6 PDP lagi yang dirawat, sehingga jumlah PDP yang dirawat di rumah sakit sebanyak 8 orang,” kata Amir Faisol.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sendiri, lanjut Amir Faisol, sebanyak 265 orang tersebar di 10 kecamatan. Seperti Long Kali 16 ODP, Long Ikis 25, Tanah Grogot 95, Paser Belengkong 37, Tanjung Harapan 8, Muara Komam 2, Batu Sopang 55, Kuaro 12, Muara Samu 3 dan Batu Engau 12 ODP.

Baca Juga

Update Virus Corona di Kukar, ODP Bertambah Jadi 529 Orang, Satu Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Bentuk Virus Corona Hasil Pembesaran Mikroskop Ilmuwan AS, Fakta Tingkat Keparahan Pasien Covid-19

LIDA 2020 Top 9 Belum Digelar, Liga Dangdut Indonesia Dihentikan Sementara karena Virus Corona

Dari perkembangan PDP dan ODP ini mengharuskan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pemkab Paser melalui Gugus Tugas juga akan mempersiapkan ruang isolasi bagi ODP yang sebenarnya masih berisiko menularkan covid-19, tapi tidak tertib melaksanakan program isolasi mandiri.

“Kita bekerjasama dengan teman-teman Puskesmas untuk mendata ODP perlu difasilitasi ruang isolasi, yang sebenarnya adalah rumah-rumah dinas yang kita siapkan untuk menampung ODP-ODP itu.

Rencananya ada 15 rumah dinas yang disiapkan dan cukup menampung 45 ODP,” ucapnya.

Selain itu, Gugus Tugas juga telah mempersiapkan skenario pengawasan ODP yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Setiap rumah dinas yang ditempati ODP dijaga minimal 2 personil Satpol PP dan 1 perawat. Pengamanan dan cek kesehatan dibagi dalam 3 shift.

“Nanti Satpol pp menjaga agar ODP tetap di rumah, perawat yang memantau perkembangan kesehatannya. Terkait makan, minum dan keperluan lainnya, kita siapkan semua karena fasilitas ini sama sekali tidak membebani ODP,” jelasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved