Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Paser

Update Virus Corona di Paser, Jumlah PDP Bertambah 2 Orang, ODP Difasilitasi Rumah Dinas

Update Virus Corona di Paser, Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Bertambah 2 Orang, ODP Difasilitasi Rumah Dinas.

Tribunkaltim.Co/Sarassani
Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol saat menyampaikan perkembangan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Paser, Senin (6/4/2020). Update Virus Corona di Paser, Warga Positif Bertambah 2 Orang, ODP Difasilitasi Rumah Dinas 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) suspect Virus Corona atau covid-19 di Kabupaten Paser bertambah 2 orang, sehingga jumlah PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot per tanggal 6 April 2020 sebanyak 8 orang.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanggulangan covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Senin (6/4/2020), tambahan 2 PDP ini adalah pria berusia 70 tahun beralamat di Kecamatan Tanah Grogot dan pria 23 tahun asal Kecamatan Long Ikis.

“Kedua PDP atau pasien 15 dan pasien 16 ini punya riwayat perjalanan dari zona merah. Karena ada 8 PDP yang boleh pulang, dan di ruang isolasi rumah sakit sekarang ada 6 PDP lagi yang dirawat, sehingga jumlah PDP yang dirawat di rumah sakit sebanyak 8 orang,” kata Amir Faisol.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sendiri, lanjut Amir Faisol, sebanyak 265 orang tersebar di 10 kecamatan. Seperti Long Kali 16 ODP, Long Ikis 25, Tanah Grogot 95, Paser Belengkong 37, Tanjung Harapan 8, Muara Komam 2, Batu Sopang 55, Kuaro 12, Muara Samu 3 dan Batu Engau 12 ODP.

PDP dan ODP ini mengharuskan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pemkab Paser melalui Gugus Tugas juga akan mempersiapkan ruang isolasi bagi ODP yang sebenarnya masih berisiko menularkan covid-19, tapi tidak tertib melaksanakan program isolasi mandiri.

“Kita bekerja sama dengan teman-teman Puskesmas untuk mendata ODP perlu difasilitasi ruang isolasi, yang sebenarnya adalah rumah-rumah dinas yang kita siapkan untuk menampung ODP-ODP itu. Rencananya ada 15 rumah dinas yang disiapkan dan cukup menampung 45 ODP,” ucapnya.

Selain itu, Gugus Tugas juga telah mempersiapkan skenario pengawasan ODP yang mendapatkan fasilitas tersebut. Setiap rumah dinas yang ditempati ODP dijaga minimal 2 personil Satpol PP dan 1 perawat. Pengamanan dan cek kesehatan dibagi dalam 3 shift.

“Nanti Satpol PP menjaga agar ODP tetap di rumah, perawat yang memantau perkembangan kesehatannya. Terkait makan, minum dan keperluan lainnya, kita siapkan semua karena fasilitas ini sama sekali tidak membebani ODP,” jelasnya.

Begitu pula terhadap tenaga kesehatan yang bekerja di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya.

Untuk melindungi keluarganya dari Covid-19, tambah Amir Faisol, mereka perlu ruang isolasi yang sekaligus menjadi tempat beristirahat selama menjalankan tugas.

“Setidaknya ada 24 orang tenaga kesehatan, gabungan mulai dari dokter, perawat hingga tenaga cleaning servis yang bertugas di ruang isolasi rumah sakit.

Mereka kita fasilitasi di Kyriad Sadurengas Hotel. Karena rumah sakit yang paham kebutuhan karyawannya, koordinasi ruang isolasi ini langsung ditangani RSUD Panglima Sebaya,” tambahnya. (*)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Paser

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved