Virus Corona
TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit Urus Corona' Langsung di Trans 7
TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit urus Corona' langsung di Trans 7 .
TRIBUNKALTIM.CO - TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit urus Corona' langsung di Trans 7 .
Acara Mata Najwa kembali hadir pada Rabu 8 April 2020 malam ini di Trans 7 dan saluran Live Streaming
Kali ini acara yang dipandu oleh Najwa Shihab akan mengambil tema 'Berbelit Urus Corona'
Tonton Live Streaming Mata Najwa malam ini di Trans 7 yang mengangkat tema: Berbelit Urus Corona.
Acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab kembali hadir menyapa pemirsa malam ini, Rabu (8/4/2020).
Siaran langsung Mata Najwa dapat disaksikan di Trans 7 mulai pukul 20.00 WIB, begitu juga Live Streaming di TV Online Trans 7.
• Tema Mata Najwa Malam Ini, Najwa Shihab Bahas Berbelit Urus Corona, Singgung Kebijakan PSBB
Sama seperti pekan sebelumnya, malam ini Mata Najwa masih membahas tema seputar Virus Corona atau covid-19.
"Tindak tanduk pemerintah dalam menangani virus corona kerap jadi sorotan. Kali ini, penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai terlalu birokratis.
Salah satunya, soal aturan bagi pemerintah daerah yang ingin menerapkan PSBB di wilayahnya. Untuk mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah perlu melengkapi permohonan dengan data dan dokumen soal peningkatan & penyebaran jumlah kasus sampai kesiapan daerah.
Ketika izin PSBB sudah dikeluarkan, bagaimana kebijakan ini dijalankan?
#MataNajwa, "Berbelit Urus Corona". Rabu, 8 April 2020. Malam ini, LIVE 20.00 WIB di @officialTRANS7," demikian bunyi unggahan akun Instagram Mata Najwa.
Bagaimanakah jalannya diskusi Mata Najwa malam ini?
Simak tayangan Live Streaming Mata Najwa di Trans 7 yang membahas imbas Virus Corona melalui tautan link di bawah ini:
*Disclaimer: Link Live Streaming Mata Najwa Trans 7 hanya informasi untuk pembaca. TribunKaltim.co tidak bertanggung jawab terhadap kualitas dan isi siaran.
Jokowi diktritik bertubi-tubi, Luhut pasang badan
Reaksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dalam menangani Virus Corona di Indonesia menjadi sorotan.
Tak sedikit yang mengkritik Jokowi lamban dalam mengatasi kasus covid-19 di Indonesia.
Bahkan Jokowi mendapat kritikan bertubi-tubi dari para pengamat terkait sikap dan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah untuk mencega penyebaran Virus Corona.
• Najwa Shihab Tak Puas Jawaban Anak Buah Presiden Jokowi Soal Beda Lockdown dan PSBB di Mata Najwa
Menyadari derasnya kritikan terhadap Jokowi, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pasang badan membela Presiden.
Hal itu diungkapkan Luhut Binsar Pandjaitan secara terang-terangan dalam tayangan 'ROSI' Kompas TV, Kamius (2/4/2020).
Pada kesempatan itu, Luhut Binsar Pandjaitan membantah tudingan yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) lamban menangani wabah Virus Corona.
Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Jokowi harus memenuhi semua prosedur sebelum mengambil kejikan.
• Di Mata Najwa, Eva Curhat Sedih Pengalaman saat Pemakaman Orangtua Akibat Corona, Tak Boleh Mendekat
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, Presiden Jokowi juga bukanlah sosok presiden yang bisa diatur-atur.
Karena itu, Luhut Binsar Pandjaitan membantah jika dianggap kerap menjadi pembisik Jokowi dalam mengambil keputusan.
Selain itu, Luhut Binsar Pandjaitan juga membantah adanya keretakan di dalam lingkaran Jokowi dan anak buahnya di istana.
Kabar adanya keretakan hubungan itu berhembus setelah Luhut Binsar Pandjaitan membatalkan kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang ingin melarang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di wilayah DKI Jakarta.
"Hubungan kita sama DKI baik-baik aja kok, ada orang bikin gini bikin itu ya supaya bikin seolah-olah ramai," ucap Luhut Binsar Pandjaitan.
"Enggak ada yang ramai, biasa-biasa aja kok."
• Terbongkar di Mata Najwa, Ini Perlakuan ke Pasien Virus Corona di Ruang Isolasi, Sulit Minta Tolong
Tak hanya dengan Pemrov DKI Jakarta, Luhut Binsar Pandjaitan juga mengklaim hubungannya dengan semua menteri terjalin baik dan kompak.
"Enggak ada yang aneh kok, semua prosedur yang ada kita turuti aja," terang Luhut Binsar Pandjaitan.
"Kita bekerja dalam sistem, hubungan kami di antara menteri-menteri juga bagus, kompak."
Meskipun begitu, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku menerima semua kritik yang dilayangkan pada pemerintah pusat, terutama soal penanganan Virus Corona.
Ia menjelaskan, tak ada satupun hal yang bisa dilakukan secara sempurna.
"Dengan daerah juga kompak, ada kadang-kadang kritik sana-sini diluruskan," kata Luhut Binsar Pandjaitan.
"Mau sempurna ya enggak bisa lah namanya aja di dunia kok. Jadi enggaka ada yang aneh kalau menurut saya."
• Di Mata Najwa, Jokowi Dengar Desakan Copot Terawan dari Menkes, Pramono Anung Ungkap Sikap Presiden
Terkait hal itu, ia lantas menyinggung berbagai tudingan yang menyebut Jokowi lamban membuat kebijakan untuk menangani Virus Corona.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, selama ini presiden sudah mengikuti prosedur yang jelas sebelum mengambil keputusan.
"Orang bilang presiden lambat memerintah, mananya yang lambat?," tanya Luhut Binsar Pandjaitan.
"Proses pengambilan keputusan kan kentara, kita harus dengerin informasi-infomasi dari berbagai pihak sebelum kita membuat keputusan itu untuk memperkecil kemungkinan kesalahan."
Lantas, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut telah belajar dari sejumlah negara soal penanganan Virus Corona sebelum memberikan masukan kepada presiden.
Luhut Binsar Pandjaitan pun membantah jika disebut hanya dirinya yang kerap memberikan masukan kepada Jokowi.
"Kita belajar dari India, kita belajar dari Italia, China, Korea Selatan, Malaysia. Kita belajar semua belajar, kita berikan pandangan kepada presiden," ucapnya.
"Jangan dibilang hanya saya, saya hanya bagian dari sistem itu."
• Mata Najwa Tadi Malam, Jusuf Kalla Sebut Indonesia Tidak Siap dan Terlambat Tangani Virus Corona
Tak hanya itu, Luhut Binsar Pandjaitan juga membantah jika disebut sebagai pembisik Jokowi.
Ia menegaskan bahwa Jokowi bukanlah sosok presiden yang bisa diatur-atur.
"Kadang orang bilang 'Menko Maritim pembisik', presiden itu bukan manusia yang bisa diatur-atur kok," pungkasnya.
Simak video berikut ini menit ke-6.35:
IKUTI >> UPDATE VIRUS CORONA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/link-live-streaming-mata-najwa.jpg)