Pengunaan Dana Percepatan Penanganan Virus Corona di Kaltim Rp 388 Miliar Harus Transparan

Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim telah menyepakati dan memutuskan alokasi anggaran mengatasi pandemi corona sebesar Rp 338 miliar lebih.

TribunKaltim.Co/HO
Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Samarinda, Herdiansyah Hamzah dan Koordinator LSM Kelompok Kerja 30, Buyung Marajo 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim telah menyepakati dan memutuskan alokasi anggaran mengatasi pandemi corona sebesar Rp 338 miliar lebih.

Dana sebesar itu, wajib dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya secara akuntabel.

Ini diungkapkan Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Samarinda, Herdiansyah Hamzah, kepada Tribunkaktim,co, Jumat (10/4).

"Alokasi anggara sebesar Rp 388,5 miliar itu harus transparan dan akuntabel. Transparan dalam hal lalu lintas keluar masuk anggaran, dan akuntabel dalam hal pertanggungjawaban penggunaannya," pesan Herdiansyah yang akrab disapa Castro.

Menurut dia, dana itu akan digunakan untuk menangani percepatan wabah coronavirus disease atau covid-19. Misalnya, untuk pengadaan alat pelengkap APD (alat pelindung diri), bantuan stimulus dan lainnnya.

Baca Juga

DPRD Kaltim Tekankan Pelatihan Atlet Tak Boleh Berhenti, Hak Harus Terpenuhi

Di Tengah Pandemi Virus Corona, Pemprov dan DPRD Kaltim Tetap Bekerja Via Zoom Cloud

DPRD Kaltim Jelaskan, Rp 36 Miliar Telah Tersalurkan ke OPD Pemprov Kaltim untuk Tangani Corona

"Tapi kan harus transparan dengan menjelaskan secara detail mengenai besaran alokasinya masing-masing. Dan dana itu diambil dari pos mana saja?" ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved