Minggu, 19 April 2026

Berau Satu Positif Covid 19

Satu Warga Positif Virus Corona, Bupati Berau Muharram Minta Akses Keluar Masuk Diperketat

Bupati Berau yang juga ketua gugus tugas Muharram berharap tak ada lagi pasien yang dinyatakan positif Virus Corona menyusul adanya satu orang positif

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Ikbal Nurkarim
Bupati Berau, H Muharram saat menggelar pres rilis warga yang dinyatakan Positif. 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Bupati Berau yang juga ketua gugus tugas Muharram berharap tak ada lagi pasien yang dinyatakan positif Virus Corona menyusul adanya satu orang positif.

Meski demikian Ia juga tak menutup kemungkinan jumlah pasien positif bakal bertambah.

Pasalnya, dari delapan sampel yang dikirim ke Laboratorium empat diantaranya telah diterima dan hasilnya satu positif, empat hasil negatif.

"Masih ada empat sample yang merupakan klaster ijtima ulama di Kabupaten Gowa," kata Muharram saat konfrensi pers, Jumat (10/4/2020).

Menurut Muharram hampir seluruh orang yang berstatus PDP merupakan peserta asal ijtima ulama di Sulawesi Selatan itu.

Muharram juga menghimbau masyarakat kabupaten Berau harus meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan diri jika pernah kontak dengan KN (56) pasien positif Virus Corona.

Baca Juga

Puncak Virus Corona di Indonesia Bisa Terjadi Akhir April, Kasus Kematian Juga Menurun, Syaratnya?

Satu Orang Positif Corona, Bupati Berau Berpesan Pedagang Harus Patuh tak Melayani Makan di Tempat 

Ada Pasien Positif Corona di Kutim dari Jakarta, Bupati Ismunandar akan Isolasi Pendatang Zona Merah

"Saya sampaikan bahwa terjangkit virus ini bukan aib dan siapapun bisa terkenah wabah ini," imbuhnya.

"Sehinggi saya berkeyakinan saudara KN telah berinteraksi sebelum melaporkan ke rumah sakit, sehingga ini perlu jadi kewaspadaan," tuturnya.

Selain itu, Muharram juga menghimbau tim gugus tugas untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk penanganan Virus Corona termasuk tim yang melakukan penjagaan di perbatasa.

"Pihak tim gugus untuk semakin mempercepat dan mendisiplinkan diri, seperti mempersiapkan lokasi karantina dan rumah sakit," tuturnya.

"Tim yang melakukan pengawasan di perbatasan agar terus meningkatkan kewaspadaan dan berharap ini saja yang dapat kita tangani dan tak ada lagi tambahan pasien positif," tutupnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved