Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Timur

Bapenda Ganti Layanan Tatap Muka dengan Pesan Whatsapp

Petugas Bapenda akan melayani wajib pajak secara online dengan segera, sama seperti pelayanan di loket. Bedanya, saat ini melakukannya secara online.

Tribun kaltim/Margaret Sarita
Kepala Bapenda Kutim, Musyaffa. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Imbauan menjaga jarak dan bekerja dari rumah di lingkungan pemerintahan, juga dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur.

Mereka mengganti layanan tatap muka, terutama untuk transaksi pajak dengan pesan pendek di aplikasi whatsapp.

“Layanan tatap muka untuk sementara kita tiadakan. Warga yang biasanya melakukan pelayanan di loket Bapenda Kutim, sudah sepekan ini kami tiadakan. Diganti dengan menggunakan aplikasi whatsapp. Hal ini sebagai wujud implementasi social distancing dan physical distancing yang diterapkan di Kutim,” ungkap Kepala Bappenda Kutim, Musyaffa, dalam sebuah kesempatan.

Layanan melalui whatsapp, kata Musyaffa, dilakukan dengan cara mengirim pesan pada nomor whatsapp yang telah ditentukan oleh Bapenda Kutim.

Tak Main-main, Kapolri Idham Azis dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto Tegas Soal Jenazah Virus Corona

Berteduh di Bawah Pohon, Satu Keluarga Disambar Petir, Istri Tewas, Suami dan Anak Terlempar

Masuk Kategori OTG 26 Kru KM Lambelu Dinyatakan Positif Virus Corona, Pelni Langsung Lakukan Isolasi

Kisah Pilu Perawat Selama Corona, Jenazah Ditolak, Ditampar saat Ingatkan Pakai Masker dan Dianiaya

Ada tiga nomor yang diterbitkan Bapenda untuk tiga pelayanan berbeda. Yakni, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pelayanan PAD, bisa menghubungi nomor 081277770665, sementara untuk BPHTB bisa dilakukan dengan mengirim pesan ke nomor 082187070330. Sedangkan untuk informasi PBB bisa ke nomor 081257500936.

“Nomor-nomor pelayanan tersebut dapat diakses pada jam kerja pelayanan, yakni setiap hari Senin sampai Kamis, pukul 09.00 sampai 12.00 siang,” ujarnya.

Jadi, lanjut Musyaffa, warga atau wajib pajak, tidak perlu mendatangi kantor Bapenda Kutim dan antre untuk melakukan kewajibannya.

Loket layanan di Bapenda Kutim.
Loket layanan di Bapenda Kutim. (Tribun kaltim/Margaret Sarita)

Cukup dari rumah melakukan transaksi melalui smartphone saja dengan mengikuti instruksi yang ada.

Petugas Bapenda akan melayani wajib pajak secara online dengan segera, sama seperti pelayanan di loket. Bedanya, saat ini melakukannya secara online.

Seperti diketahui, sebagai leading sektor pengelolaan pendapatan daerah, Bapenda Kutim memiliki domain mengelola 11 objek pajak. Sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2019. Yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame.

Pajak penerangan jalan, pajak parker, pajak air bawah tanah, pajak sarang burung wallet. Berikutnya pajak mineral bukan logam dan batu, PBB desa/kota, dan BPHTB.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ardians
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved