Liga 2
Kapten Persiba Balikpapan Bryan Cesar Ramadhan Sedih tak Bisa Leluasa di Luar Rumah
Kapten Persiba Balikpapan Bryan Cesar Ramadhan mengaku sedih tak bisa leluasa di luar rumah karena pandemi Virus Corona atau covid-19 belum berakhir.
Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN -Kapten Persiba Balikpapan Bryan Cesar Ramadhan mengaku sedih tak bisa leluasa di luar rumah karena pandemi Virus Corona atau covid-19 belum berakhir.
Kegiatan ngabuburit adalah hal yang tidak dapat dilewatkan pada saat menjelang buka puasa Ramadhan.
Menunggu waktu berbuka puasa dengan beragam kegiatan sudah menjadi tradisi rutin yang harus dilakukan pada saat bulan puasa. Sekadar jalan-jalan atau berkumpul dengan keluarga terkadang menjadi pilihan.
Namun lain halnya dengan kapten Persiba Balikpapan Bryan Cesar Ramadhan. Selain menghabiskan waktu untuk berkumpul dengan keluarga, ia menyempatkan waktunya untuk mengisi waktu ngabuburitnya dengan berolahraga ringan.
"Yang jelas berkumpul dulu bersama keluarga, sore saya sempatkan olahraga sore sambil ngabuburit. Jaga kondisi juga," ujar Bryan Cesar, Jumat (24/4/2020).
Kapten kesayangan pencinta Persiba Balikpapan ini mengaku, bersyukur pada bulan suci Ramadhan kali ini dapat berkumpul bersama keluarga, terlebih ia baru saja dianugerahi seorang putra.
Baca Juga
Penggawa Persiba Balikpapan Lelang Jersey, Aji Kusuma Buka dengan Rp 450 Ribu
Pemain Persiba Balikpapan Indra Setiawan Jalani Ramadan Pertama Bersama Sang Istri
Pemain Persiba Indra Setiawan Jalani Ramadan Pertama Bersama Sang Istri
Bryan telah dianugerahi seorang putra mungil bernama Kylian Aimar Rahmadhan yang lahir pada Januari kemarin.
Tentu berbeda halnya dengan Ramadhan tahun lalu, ia mengaku pada Ramadhan tahun kemarin disibukkan dengan kegiatan mengolah sikulit bundar bersama penggawa Persiba Balikpapan lainnya.
"Ramadhan tahun ini Alhamdulillah bersama keluarga, istri dan anak pertama. Tahun kemarin harus jauh sama keluarga, Alhamdulilah tahun ini bisa sama keluarga tapi jauh dari sepak bola,"sambungnya.
Ramadhan tahun ini ia harus jauh dari kata sepak bola terlebih kompetisi baik Liga1 dan Liga 2 telah diberhentikan sementara hingga waktu yang tidak bisa ditentukan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akibat covid-19.
Ia merasa sedikit sedih menjalani Ramadhan di tengah wabah covid-19. Pasalnya ia tak bisa dengan leluasa untuk beraktivitas di luar rumah bersama sibuah hati akibat virus yang hingga kini terus merebak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bryan-cesar-ramadhan-rompi-putih-bersama-aji-kusuma-rompi-orange.jpg)