News Video
NEWS VIDEO Sabtu Ini Bansos Senilai Rp 600.000 Per Bulan Mulai Dikucurkan
Bansos untuk warga terdampak Covid-19 menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser Hairul Saleh, mulai dikucurkan Sabtu (2/5/2020).
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Bantuan Sosial (Bansos) untuk warga terdampak Covid-19 menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser Hairul Saleh, mulai dikucurkan Sabtu (2/5/2020) ini.
Ada sekitar 18.596 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bansos senilai Rp 600.000.
“Kami juga sebenarnya pengen cepat menyalurkan bansos, cuma masih ada prosedur yang harus kami tempuh seperti MoU dengan Kejari dan MoU dengan BRI, dan proses lainnya, sehingga paling lambat Sabtu ini bansos sudah mulai dicairkan,” Hairul Saleh, Rabu (29/4/2020).
Dalam kunjungan Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Ketua Komisi II Ikhwan Antasari, serta dua Anggota Komisi I DPRD Paser M Saleh dan Hamransyah di Kantor Dinsos Paser ini pula.
Hairul Saleh menyampaikan bahwa calon penerima bansos harus diolah dari data yang disetor desa/kelurahan.
“Awalnya kami menerima 33.000 KK usulan dari desa/kelurahan. Itu gelondongan dalam arti masih ada KK penerima PKH dan BPNT di dalamnya, bahkan ada pegawai, polisi, karyawan swasta. Makanya harus kami pilah satu per satu, yang kemudian menjadi data fix dan data belum fix,” ucapnya.
Hampir semua jenis pekerjaan masuk usulan desa/kelurahan, kata Hairul Saleh, jadi tak menutup kemungkinan Anggota DPRD Paser terikut diusulan.
Karena itu, data usulan harus dipilah, yang punya penghasilan tetap per bulan dikembalikan datanya ke desa/kelurahan agar diverifikasi kembali.
“Jadi silakan desa meninjau ulang data usulannya, kami tetap jalan dengan menggunakan data fix, nanti kalau ada wargnya yang tertinggal lapor ke kami untuk dimasukkan. Sebaliknya kalau ada warga yang tidak terima dikeluarkan jadi penerima bansos, silakan ajak warganya konfirmasi ke kami,” jelasnya.
Sambil menunggu datanya lainnya terverifikasi, lanjut Hairul Saleh, data warga yang ada sudah bisa mendapatkan bansos senilai Rp 600.000, dilanjutkan oleh calon penerima bansos berikutnya, hingga semua warga yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Paser mendapatkan bansos.
“Sabtu ini warga sudah mendapatkan kartunya dan bisa langsung dibelanjakan hari itu juga, tapi ini masih untuk lingkungan Kelurahan Tanah Grogot, kemudian berproses pada desa/kelurahan lainnya. Kami kira BRI sudah menyatakan kesanggupannya,” ungkapnya.
Bagaimana dengan keluarga miskin yang terdampak Covid-19? Hairul Saleh mengatakan bahwa sebanyak 5.892 KK miskin mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), 4.189 KK miskin mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan direncanakan 8.777 mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Jadi ada sekitar 18.858 KK yang dapat bantuan dari pemerintah pusat, baik lewat PKH, BPNT maupun BLT. Jika kita tambahkan dengan ditamba 18.596 KK calon menerima bansos Kabupaten Paser, maka ada sebanyak 37.454 KK di Paser akan menerima bansos,” bebernya.
Terhadap penjelasan Kepala Dinsos Paser, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi berharap bansos segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.“
Banyak warga yang menanyakan ke kami, dengan adanya kepastian bansos mulai disalurkan hari Sabtu nanti, tentunya akan menyenangkan warga kita,” kata Hendra Wahyudi. (*)
IKUTI >> News Video
IKUTI >> News Video