Kamis, 16 April 2026

18 Positif Corona di Kaltim

Pandemi Covid-19, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia di Kaltim

Di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu (2/5/2020) hari ini. Plt

Penulis: Muhammad Riduan |
TRIBUNKALTIM.CO/PURNOMO SUSANTO
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak mengemukakan, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (2/5/2020), masing-masing statusnya OPD, PDP dan reaktif covid-19. 

TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA- Di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19, tiga orang  dilaporkan meninggal dunia di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu (2/5/2020) hari ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak, mengungkapkan pasien meninggal dunia di Kutai Timur merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Pasien berjenis kelamin wanita usia 59 tahun ini dilaporkan Dinkes Kabupaten Kutai Timur dengan riwayat berobat 19-26 April dirawat inap di Wahau, pada tanggal 29 April dirujuk ke RSUD Kudungga dengan keluhan nyeri kepala, comorbid hipertensi.

"Lalu pada tanggal 30 April 2020 dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Kondisi pasien memburuk dan dilaporkan meninggal," ucapnya.

Selanjutnya, dari Kutai Kartanegara terdapat satu kasus (laki-laki, 34 tahun) merupakan pasien yang dirawat sejak tanggal 11-17 April di RS Hermina Samarinda, tanggal 18 April dirawat kembali dengan keluhan sesak nafas.

• Ratusan Tenaga Kesehatan Diisolasi dan Diistirahatkan, Pemprov Kaltim Belum Perlu Rekrut Relawan

• 19 Kasus Positif Covid-19, Bupati Berau Akan Ajukan PSBB Jika Kasus Transmisi Lokal Meningkat

• Mayoritas Kasus Covid-19 di Kaltara dari Orang Tanpa Gejala, Jumlahnya Capai 544 Kasus

"Dilakukan pemeriksaan rapid test pada tanggal 28 April 2020 dengan hasil reaktif dan dilakukan isolasi. Kondisi pasien memburuk dan dilaporkan meninggal," jelasnya.

Terakhir dari Balikpapan terdapat satu kasus (wanita, 47 tahun) merupakan PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan dengan keluhan batuk, sesak nafas, memiliki gambaran pneumonia berat, serta memiliki komorbid penyakit TBC, hipertensi, dan immunodefisiensi.

"Pasien dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sejak 1 Mei 2020, kondisi pasien memburuk dan dilaporkan meninggal pada hari ini," ucap Andi M Ishak. (*)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus di Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved