Berita Balikpapan Terkini
Pemkot Samarinda Siapkan Layanan Sampah Elektronik Berbasis Aplikasi SamaGov
Pemkot Samarinda siapkan sistem digital untuk pengangkutan limbah elektronik agar lebih aman, terjadwal, dan efisien
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Pemkot Samarinda siapkan layanan sampah elektronik berbasis aplikasi.
- Limbah B3 seperti gadget akan ditangani secara khusus.
- Sistem dilengkapi GPS dan dashboard pemantauan armada.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur tengah menyiapkan terobosan baru dalam pengelolaan persampahan.
Hal ini khususnya untuk limbah elektronik dan barang berukuran besar yang selama ini kerap dibuang sembarangan.
Melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), layanan pembuangan akan diarahkan berbasis aplikasi, terjadwal, dan terintegrasi dengan sistem pelacakan armada berbasis GPS.
Sekretaris Diskominfo Samarinda, Suparmin, menegaskan bahwa peran pihaknya berfokus pada penguatan sistem teknologi informasi dalam mendukung kebijakan tersebut.
Limbah Elektronik Perlu Penanganan Khusus
Ia menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari arahan kepala daerah untuk menciptakan sistem yang lebih efisien sekaligus transparan, baik dalam pengelolaan sampah maupun operasional armada di lapangan.
Baca juga: Niat Menolong Berujung Pengeroyokan, Dua Pemuda di Samarinda Diringkus Polisi
Ditambah lagi, limbah elektronik seperti telepon genggam, laptop, hingga televisi sering kali dibuang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS), padahal mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) yang memerlukan penanganan khusus.
“Seperti sekarang kan handphone, banyak yang diganti, ini kan tidak boleh dibuang sembarangan, ini B3. Nah nanti arahnya adalah sampai ke sana,” ungkapnya (16/4/2026).
Menurutnya, komponen seperti baterai dan semikonduktor mengandung unsur tanah jarang yang tidak boleh dikelola secara sembarangan.
“Seperti chip baterai, terutama baterai ada namanya rare earth di dalamnya, itu kan ada radioaktifnya, itu kan tidak boleh dibuang sembarangan, jadi nanti mungkin ada penanganan khusus,” jelasnya.
Layanan Terjadwal Melalui Aplikasi SamaGov
Melalui sistem yang sedang dirancang, masyarakat nantinya dapat mengajukan permintaan pengangkutan sampah elektronik maupun furnitur melalui aplikasi SamaGov.
Baca juga: Dinas ESDM Kaltim Buka Charging Gratis PLTS untuk Ojek Online di Samarinda
Layanan ini akan dilengkapi dengan informasi ukuran barang, jadwal penjemputan, hingga biaya layanan yang transparan.
“Rencananya ada perwali, yang kemudian nanti kalau mau buang nanti dari aplikasi kita dari SamaGov. Jadi nanti umpamanya ukurannya sekian kali sekian, nanti dijanjikan, dijemput hari apa, biayanya berapa,” ujarnya.
Dengan pendekatan berbasis geotagging, sistem akan secara otomatis mengatur alur penugasan armada berdasarkan lokasi dan jenis sampah yang akan diangkut.
Pemkot Samarinda
sampah elektronik
samagov
Diskominfo Samarinda
DLH Samarinda
Samarinda
TribunKaltim.co
| Niat Menolong Berujung Pengeroyokan, Dua Pemuda di Samarinda Diringkus Polisi |
|
|---|
| SDM Indonesia Hadapi Tantangan, Tanoto Foundation Buka Program Fellowship 2026 |
|
|---|
| Fellowship Tanoto Foundation Cohort 2026 Dibuka, Simak Persyaratan dan Benefitnya |
|
|---|
| Kunjungan TK Jabalussu’ada, Brimob Polda Kaltim Ajarkan Peduli Lingkungan Sejak Dini |
|
|---|
| 7 Fakta Baru Kaca Mobil Warga Balikpapan Retak Diduga Kena Peluru, Polisi Selidiki CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260319_TPS-SMAN-4-Kecamatan-Loa-Janan-Ilir-Samarinda-Tempat-Sampah.jpg)