Kamis, 30 April 2026

Hendak Dibangunkan Sahur, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dalam Rumahnya di Samarinda

Diduga karena sakit diabetes dan liver Sulis Priyadi (48) ditemukan tak bernyawa Kamis (7/6/2020) sekira pukul 03.30 Wita di rumahnya

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BUDI DWI PRASETYO
Kepolisian bersama relawan saat dilokasi kejadian ditemukannya, Sulis Priyadi (48) ditemukan tak bernyawa, sekira pukul 03.30 Wita di Jalan Kasa 1 RT.21 Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan.Kamis (7/6/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Diduga karena sakit diabetes dan liver Sulis Priyadi (48) ditemukan tak bernyawa Kamis (7/6/2020) sekira pukul 03.30 Wita di rumahnya Jalan Kasa 1 RT.21 Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Yuliansyah saat dikonfirmasi Kamis (7/5/2020) hari ini.

Dijelaskannya, dari keterangan saksi, sebelumnya almarhum, sempat mengobrol dengan salah satu saksi, di kamar almarhum pada Rabu (6/6/2020) kemarin sekira pukul 19.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita.

Setelah itu, saksi pergi untuk menutup warung jualan miliknya dan saat kembali melihat korban sedang tertidur dan saksi pun langsung meninggalkan almarhum, untuk beristirahat.

Kemudian, saat saksi kembali untuk melihat almarhum dan bermaksud membangunkan sahur, ternyata almarhum telah meninggal dengan kondisi terbaring.

Setelah, itu saksi bersama warga sekitar pun langsung menghubungi pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti. "Kami langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP," ujarnya.

Sejumlah Titik Pasar Ramadhan Masih Ramai, Tim Gugus Tugas Samarinda Ingatkan Bahaya Covid-19

Jika Pilkada Digelar Desember, Ketua KPU Samarinda Sebut Kemungkinan Tahapan Digelar Akhir Mei

Warga Samarinda Akan Dapat 5.000 Paket Sembako dari Jokowi, Dinsos Kumpulkan 10.000 Penerima Bantuan

"Dan pemeriksaan awal, kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan ditambah dengan keterangan para saksi, almarhum memang punya riwayat sakit liver dan diabetes," sambungnya.

Lebih lanjut dikatakannya , jenazah almarhum langsung dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie guna proses lebih lanjut.

"Jadi, setalah olah TKP, jenazah langsung di evakuasi untuk dilakukan visum. Almarhum tidak meninggal karena sakit, tidak ada ditemukan tanda-tanda Covid-19," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved