Berita Balikpapan Terkini
Berkat Buispot, Kini Agus Bei Sukses Tanam Mangrove di Pantai Balikpapan
Namun sejak 2024 lalu ia berhasil menemukan Buispot sebagai wadah untuk menanam mangrove agar bisa tumbuh di atas pasir
Penulis: Samir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Pegiat lingkungan yang juga Pengelola Mangrove Center Graha Indah Balikpapan, Agus Bei Harus melakukan berbagai uji coba dalam melakukan penanam mangrove di pantai belakang Hotel Dusit dan SPN Balikpapan.
Namun sejak 2024 lalu ia berhasil menemukan buispot sebagai wadah untuk menanam mangrove agar bisa tumbuh di atas pasir.
Hal ini diungkapkan Agus Bei saat menerima puluhan peserta Pelatihan Penyusunan Strategi Komunikasi Kelompok Kerja Mangrove Daerah Kaltim, Rabu (29/4/2026) sore di Pantai SPN Balikpapan.
"Jadi saya sudah mencoba semua cara dalam menanam mangrove di pantai SPN Balikpapan, tapi gagal," ungkapnya.
Bahkan awalnya ia mencoba menanam menggunakan wadah gorong-gorong, namun saat gelombong besar kembali bergeser dan turun dan akhirnya mangrove mati.
Bahkan ia juga pernah mencoba menggunakan pipa paralon namun hal itu juga gagal.
Bukan hanya itu,juga pernah menggunakan bambu namun hanya mampu bertahan selama 6 bulan setelah itu rusak.
Sementara mangrove butuh waktu selama 3 tahun agar bisa aman dari hantaman ombak agar tidak rebah maupun mati.
"Saya berpikir bagaimana caranya agar mangrove bisa hidup dan tetap ada estetikanya. Jadi akhirnya saya mencoba membuat Buispot dan ternyata berhasil," katanya.
Cara kerja Buispot ini lanjutnya, selain mampu menahan ombak karena memiliki kaki, juga mampu menangkap sedimen.
Selain itu, juga dibuatkan tempat seperti gorong-gorong untuk bisa menjadi wadah dalam menanam mangrove.
Uji coba yang dilakukan di Pantai SPN Balikpapan lanjutnya, membuahkan hasil, karena dari 300 pohon yang ditanam 2 tahun lalu semua bisa tumbuh subur.
Selain itu kata Agus, selama 2 tahun bertambahan pasir di pantai SPN Balikpapan juga naik 60 centimeter.
"Jadi buispot ini juga sebagai penahan pasir. Begitu juga di pantai belakang Hotel Dusit Balikpapan juga ada kenaikan pasir 40 centimeter," katanya.
Namun ia mengaku, buispot ini memiliki berat mencapai 700 kg sehingga dalam melakukan penyusunan harus menggunakan alat berat.
| Jaga Stamina di Tengah Kesibukan, Kacab Pelni Balikpapan Juni Samsudin Akui Gemar Bersepeda |
|
|---|
| Pengusaha di Balikpapan Pelaku Penipuan Jadi Tahanan Kota, Praktisi Hukum: Publik Butuh Penjelasan |
|
|---|
| May Day 2026, PT Pertamina Training dan Consulting Diminta Tidak Abai Terhadap Aspirasi Pekerja |
|
|---|
| Aturan Baru Daycare di Balikpapan, Wajib Miliki CCTV Real-Time, Orangtua Bisa Pantau Anak 24 Jam |
|
|---|
| Kapolda Kaltim Soroti Pengelolaan Media Sosial dan Ancaman Hoaks |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430-Agus-Bei.jpg)