Berita Pemprov Kalimantan utara

Salurkan BLT, Gubernur Irianto Ingatkan Warga Kaltara untuk Tetap Taati Protokol Kesehatan

“Taati semua protocol kesehatan, karena siapa pun bisa terpapar oleh virus ini,” kata Irianto di Desa Tias, Kabupaten Bulungan, Rabu (6/5/2020).

HUMASPROV KALTARA
BANTUAN TUNAI - Gubernur Kaltara Irianto lambrie menerima paket bantuan tunai dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bankaltimtara untuk diteruskan kepada warga terdampak Corona, Rabu (6/5/2020). Untuk membantu warga, Pemprov Kaltim juga menggalang bantuan melalui pemotongan gaji para ASN dan Gubernur untuk disalurkn sebagai BLT. 

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengajak seluruh warga mentaati protokol kesehatan. Ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang kini merebak di Kaltara.

“Taati semua protocol kesehatan, karena siapa pun bisa terpapar oleh virus ini,” kata Irianto di Desa Tias, Kabupaten Bulungan, Rabu (6/5/2020).

Di Desa Tias, Gubernur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II kepada 181 Kepala Keluarga (KK). Jumlah tersebut berdasarkan verifikasi yang dilakukan oleh Pemprov Kaltara, tidak termasuk warga yang telah menerima program bantuan lain, seperti yang dilaksanakan pemerintah pusat.

“Di mana 166 KK akan mendapatkan BLT berdasarkan pemotongan gaji ASN dan Gubernur. Sementara sisanya adalah bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bankaltimtara,”jelasnya.

Bankaltimtara sendiri juga menyediakan 100 paket BLT untuk Kabupaten Bulungan, yang telah diserahkan secara simbolis kepada Pemprov Kaltara, Rabu (6/5) pagi.

Untuk penyalurannya sendiri, kepala OPD/Biro juga diminta untuk menugaska stafnya guna membagikan bantuan kepada keluarga penerima manfaat.

“Agar lebih aman dan tetap memperhatikan keselamatan petugas, maka pembagiannya dilakukan secara kelompok. Termasuk para guru akan dilibatkan untuk pembagian, memanfaatkan momen WFH yang masih berlangsung hingga saat ini,” jelas Irianto.

Untuk kepentingan administratif dan akuntabilitas, pembagian harus disertai dengan tanda terima. Di mana, setiap penerimanya harus terdata pada buku daftar penerima. Selain itu, dalam rangka pengawasan, akan dilibatkan Inspektorat dan Sekretaris Provinsi Kaltara.

“Bantuan diharapkan digunakan untuk pembelian sembako, bukan untuk kepentingan lainnya,” ungkap Gubernur.

Gubernur meminta agar bantuan yang telah diterima dapat digunakan sebagaimana mestinya. Yakni dengan membeli sembako. “BLT ini untuk memenuhi kebutuhan sembako, saya berharap dapat digunakan untuk itu,” tuntasnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved