Imbas Corona, Air Terjun Kandua Raya di Desa Kedang Ipil Ditutup dan Upacara Nutuk Baham Dibatalkan
Lokasi wisata menjadi salah satu tempat yang paling terdampak akibat wabah Virus Corona ( covid-19 ). Sama halnya terjadi pada obyek wisata air terjun
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Lokasi wisata menjadi salah satu tempat yang paling terdampak akibat wabah Virus Corona ( covid-19 ). Sama halnya terjadi pada obyek wisata air terjun Kandua Raya di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Obyek wisata ini menjadi salah satu favorit warga di sekitar Hulu Mahakam yang ramai dikunjungi ketika hari libur, terutama saat libur lebaran.
Namun, tahun ini obyek wisata tersebut terancam tidak dapat dinikmati oleh pengunjung saat liburan lebaran nanti. Pasalnya, sejak wabah Virus Corona melanda, pengelola wisata menutup sepenuhnya obyek wisata tersebut.
"Sejak pandemi Virus Corona terjadi, air terjun kami tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Warga sekitar ataupun warga luar tidak boleh masuk ke area air terjun," ucap Pj Kepala Desa Kedang Ipil, Erhamsyah kepada Tribunkaltim.co, Minggu (10/5/2020).
Tidak hanya obyek wisata air terjun saja, tetapi juga upacara adat Nutuk Baham juga dibatalkan penyelenggaraannya tahun ini, padahal pihak desa telah membentuk kepanitiaan untuk menyelenggarakan acara adat tahunan tersebut.
"Rencananya kita selenggarakan pada pertengahan April lalu, karena ini kaitanya dengan panen raya, kalau diselenggarakan terlalu jauh dengan panen raya ya tidak bagus juga. Jadi, kami batalkan penyelengaraannya tahun ini," jelasnya.
Nutuk Baham sendiri merupakan upacara adat yang diselenggarakan sebagai wujud syukur atas panen raya yang terjadi di desa.
Nantinya, padi yang ada ditumbuk menjadi emping dan dimakan bersama-sama seluruh masyarakat desa.
Selain itu, tetua adat di desa tersebut melakukan ritual adat mengirimkan makanan untuk arwah nenek moyang. Setelah itu, acara diisi dengan hiburan olahraga tradisional, dan acara kesenian.
• Bukan PSBB, Strategi Efektif Bali Kendalikan Kasus Corona, Tingkat Kesembuhan di Atas 50 Persen
• Virus Corona Serang Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump dan Wapres Pance Dites Saban Hari
"Upacara adat ini intinya untuk bersyukur dan doa bersama," tuturnya.
Terkait upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di Desa Kedang Ipil, Erhamsyah menjelaskan semua prosedur yang dianjurkan pemerintah telah dilakukan.
Pembangunan posko, pembentukan relawan, penyemprotan disinfektan, sosialisasi ke masyarakat, hingga pembagian masker telah dilakukan pihak desa, bersama pihak terkait lainnya.
"Upaya pencegahan Virus Corona sudah kita lakukan. Semoga musibah ini bisa segera berakhir," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kawasan-air-terjun-kandua-raya-di-desa-kedang-ipil-kecamatan-kota-bangun.jpg)