Pemerintah Kota Tarakan

Walikota Tarakan: Yang Boleh Berpergian Warga yang Dirujuk dalam Pelayanan Kesehatan

Apabila persyaratan yang telah ditentukan ini telah dipenuhi, penumpang tersebut boleh berangkat. Tapi perlu diingat meskipun penerbangan telah dibuka

Walikota Tarakan: Yang Boleh Berpergian Warga yang Dirujuk dalam Pelayanan Kesehatan
HO - HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes memimpin rapat perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Walikota Tarakan, dr H Khairul, M Kes, memimpin rapat Penyamaan Presepsi Terhadap Permenhub No. 25 Tahun 2020 dan Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 No 4 Tahun 2020 Tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan orang dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.⁣

Rapat ini digelar di Ruang Imbaya, Sabtu (9/10/2020) dan menghadirkan para pemangku kepentingan antara lain otoritas bandara, pelabuhan, ombudsman, dan jajaran Gugus Tugas tingkat Kota Tarakan.⁣

Salah satu materi pokok yang dibahas pada penyamaan persepsi ini adalah penekanan kepatuhan terdapat peraturan yang berlaku sehingga tidak ada celah kelonggaran yang bisa diambil selain dari ketentuan yang berlaku. ⁣

Warga Kampung Skip 1 Tarakan Swadaya Kumpulkan 270 Paket Sembako

Jamin Keamanan Tempat Ibadah, Brimob Kaltim Patroli ke Sejumlah Gereja di Kota Balikpapan

Jam Kerja Dianggap tak Manusiawi, ABK WNI di Kapal China Belum Terima Gaji Sama Sekali

⁣Khairul mengungkapkan, sejauh ini, yang diperbolehkan menggunakan sarana transportasi udara dan laut di Kota Tarakan hanya bagi orang atau warga yang bertugas dalam menanggulangi covid-19, pelayanan kesehatan, pelayanan logistik dan pelayanan dasar, pertahanan keamanan dan fungsi ekonomi penting.⁣

"Warga yang dapat berpergian hanyalah warga yang dirujuk dalam pelayanan kesehatan, keluarga inti sakit keras atau meninggal dunia dan bagi pemulangan WNI di luar negeri," ucapnya.

Khairul mengatakan, persyaratan umum bagi calon penumpang yaitu melampirkan hasil negatif Covid-19 melalui PCR test, rapid test dan secara khusus telah ditetapkan beberapa persyaratan sesuai dengan kriteria masing-masing.⁣

"Apabila persyaratan yang telah ditentukan ini telah dipenuhi, penumpang tersebut boleh berangkat. Tapi perlu diingat meskipun penerbangan telah dibuka, warga tetap dilarang mudik, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tarakan," ujarnya.(adv/jnh)

Penulis: Junisah
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved