Breaking News:

Virus Corona di Kaltim

Masa Kerja Pansus Percepatan Penanggulangan Covid-19 DPRD Kaltim Diperpanjang

Masa kerja panitia khusus ( Pansus ) Percepatan Penanggulangan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Sapri Maulana | Editor: Budi Susilo
HO/DPRD KALTIM
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. Masa kerja panitia khusus ( Pansus ) Percepatan Penanggulangan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim diperpanjang satu bulan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Masa kerja panitia khusus ( Pansus ) Percepatan Penanggulangan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim diperpanjang satu bulan.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, saat dihubungi TribunKaltim.co via telepon, Senin (11/5/2020).

Makmur menjelaskan, perpanjangan Pansus dilakukan karena hingga saat ini kondisi penyebaran virus Corona atau covid-19 di Bumi Etam Kalimantan Timur masih terus berlangsung.

Kali ini DPRD Kaltim menginginkan penggunaan anggaran untuk penanggulangan virus Corona tepat sasaran dan efektif.

BACA JUGA:

BREAKING NEWS 11 Mei Bertambah 7 Kasus, Pasien Positif Corona di Kalimantan Timur jadi 225

Cegah Virus Corona, Pengemudi Ojek Online Kalimantan Timur Terima Bantuan Masker dari Pemprov Kaltim

Sehingga, selama perpanjangan ini, Pansus akan fokus kepada penerima bantuan jaring pengaman sosial.

“Fokusnya agar proses pendataan penerima segera rampung, dan penyaluran bantuan bisa segera direalisasikan,” kata Makmur HAPK.

Hal itu dibenarkan Ketua Pansus Hasanuddin Mas’ud, saat ditemui pewarta di DPRD Kaltim. Hasan menjelaskan, dari Rp 500 miliar yang dialokasikan, DPRD Kaltim belum mengetahui anggaran tersebut digunakan untuk apa saja.

“Jadi belum ada itu kita ketahui berapa dan sudah digunakan untuk apa saja,” kata Hasan.

Pasien pengidap virus Corona atau covid-19 di Kalimantan Timur semakin bertambah.
Pasien pengidap virus Corona atau covid-19 di Kalimantan Timur semakin bertambah. (Freepik.com)

Sebagai informasi, sebelumnya DPRD Kaltim dan TAPD mengetuk Rp 388,5 miliar untuk penanggulangan covid-19 di Kalimantan Timur dari APBD.

Kemudian, saat SKB dua menteri terbit 9 April lalu, realokasi anggaran untuk covid-19 menyesuaikan dan ditetapkan sebesar Rp 500 miliar.

“Tugas pansus adalah memastikan masyarakat dapat segera menerima bantuan dan mengawal penggunaan anggaran tersebut,” jelas Hasan.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kaltim

( TribunKaltim.co )

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved