Pengakuan Pelaku Curanmor di Samarinda, Bawa Hasil Curian ke Babulu Teringat Orangtua yang Meninggal

Seorang pria asal Berabai, Kalimantan Selatan (Kalsel) diringkus jajaran Reskrim Polsek Sungai Kunjang Kota Samarinda Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/BUDI DWI PRASETIYO
Teringat Orang Tua Yang Telah Tiada, MS (18) warga Jalan Desa Mandingin Kalimantan Selatan. Berencana Kembalikan Motor Curian Sebelum Tertangkap Polisi, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang pria asal Berabai, Kalimantan Selatan (Kalsel) diringkus jajaran Reskrim Polsek Sungai Kunjang Kota Samarinda Kalimantan Timur pada Minggu (10/6/2020) lalu, setelah bawa kabur motor pemilik warung.

Pelaku diketahui berinisial MS (18) warga Jalan Desa Mandingin Kalimantan Selatan.

Berdasarkan pengakuan pelaku dirinya saat itu tak berniat mengambil motor tersebut, tetapi dalam perjalanannya.

Dirinya pun terpikir membawa kendaraan roda dua tersebut untuk digunakan pribadi di kampung halamannya.

BACA JUGA:

Pemuda Spesialis Curanmor Lintas Kota Ditembak Polisi, Curi 22 Unit Motor Dijual Lewat Facebook

Curi Motor di Parkiran Masjid, Beraksi 3 Kali di Bontang, Pelaku Curanmor Ini Ternyata Residivis

"Awalnya gak niat, tapi di jalan kepikiran ambil, dan saya langsung bawa kabur," ujarnya saat ditemui di Mako Polsek Sungai Kunjang Selasa (12/5/2020).

"Sudah sampai di Babulu. Keingat orang tua yang sudah meninggal dunia, makanya mau saya balikkan, tetapi keburu ditangkap polisi," sambungnya.

Dirinya mengaku awalnya di Kalsel bekerja sebagai kernet angkutan bahan peledak.

Tetapi sudah dua bulan tidak bekerja, karena kondisi saat ini. "Ya, sekarang sepi makanya mereka tidak pakai kernet lagi," pungkasnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang tindak penggelapan, yang diancam maksimal empat tahun kurungan bui.

Halaman
123
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved