Ramadhan
Masuk 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan, Berikut 3 Waktu Mustajab Untuk Berdoa
Tanpa terasa umat muslim kini tengah menjalani 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.
TRIBUNKALTIM.CO - Bulan Ramadhan 1441 H sudah memasuki hari-hari terakhir.
Tanpa terasa umat muslim kini tengah menjalani 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.
Momen saat 10 hari terakhir ini juga dimanfaatkan oleh umat muslim untuk beribadah karena banyak waktu-waktu istimewa
Berikut adalah 3 waktu terkabulnya doa di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang berbeda dengan bulan lainnya, dimana semua amal ibadah akan dilipatkan pahalanya.
Ada salah satu malam yang istimewa dalam bulan Ramadhan, yaitu malam Lailatul Qadar yang ada pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
• Berikut Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Terakhir Ramadhan
• 10 Hari Terakhir Ramadhan, Laksanakan 9 Amalan Berikut untuk Menjemput Malam Lailatul Qadar!
Pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, Allah SWT menjamin doa hamba-nya akan terkabulkan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang pada setiap hari dan malam (Ramadhan). Setiap hamba di antara mereka ada doa yang dikabulkan.” (HR. Ahmad)
Berbeda dari bulan biasanya, pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan ternyata ada waktu yang sangat mustajab untuk terkabulnya doa-doa.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Berdoa pada saat sahur
Sahur menjadi salah satu mustajab terkabulnya doa.
Ketika sahur, dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT.
Allah akan mengabulkan doa kita seperti disebutkan dalam hadist berikut,
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berdoa Waktu Berbuka
Sebagaimana disebutkan dalam hadist berikut ini,
“Tiga orang yang tidak tertolak doanya; Pemimpin yang adil, Orang puasa ketika berbuka, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. At-Tirmidzi)
Orang yang berbuka puasa berpotensi besar doanya dikabulkan oleh Allah SWT karena ia telah melaksanakan ketaatan terhadap Allah SWT.
berdoa pada saat malam lailatul qadar sebab malam lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan. Dari Abdullah bin Buraidah, dari ‘Aisyah, beliau bertanya,
“Wahai Rasulallah! Jika aku mendapati malam lailatul qadar, doa apa yang aku panjatkan? Rasul saw menjawab, katakanlah ‘Ya Allah, Sungguh Engkau Maha Pemaaf, suka (memberi) maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Lalu kapankah malam lailatul qadar datang? Malam lailatul qadar datang tepat pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.
Dari ‘Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Carilah lailatul qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari)
Meski tidak ada yang tahu kapan tepatnya malam Lailatul Qadar akan tiba, tapi banyak yang menyebut Lailatul Qadar akan tiba di 10 malam terakhir Ramadhan terutama di malam ganjil.
Allah SWT menunjukkan tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar pada umatnya yang beruntung bisa mendapatkan keistimewaan malam tersebut.
• Bacaan Doa Rasulullah SAW di Malam Lailatul Qadar, Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadhan
• Tata Cara Shalat dan Doa Malam Laitaul Qadar Serta Panduan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Doa pada malam Lailatul Qadar
Rasulullah SAW mengajarkan doa yang dipanjatkan saat menemui malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Dalam riwayat Imam Syafi'i doa yang juga sering dipanjatkan Nabi Muhammad SAW di malam 10 hari terakhir bulan Ramadan adalah:
"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'
Artinya: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.
Sedangkan menurut hadis riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW mengajarkan doa pada malam Lailatul Qadar:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
Artinya: Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang minta ampunan. Karenanya ampunilah aku.
• Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tanda-tanda Orang yang Mendapat Kemuliaan Malam Lailatul Qadar
• Malam Turunnya Al Quran di Bulan Suci Ramadhan, Berikut ini Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar
Meski tidak dipastikan tanggal berapa malam Lailatul Qadar, menurut Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta Dr H Baidi MPD, ada sejumlah tanda malam Lailatul Qadar.
Yaitu suasana pagi hari atau malam hari sangat tenang dan udaranya segar.
Cuaca di pagi hari ketika Lailatul Qadar, sinar matahari cukup cerah tapi tidak panas.
• Nuzulul Quran dan Kaitannya dengan Lailatul Qadar, Ada Perbedaan Peringatan di Indonesia dan Mesir
• Ini Niat, Doa dan Tata Cara Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Keutamaannya
Untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, kita dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan pada 10 hari terkhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.
Hal-hal yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW untuk mendapatkan Lailatul Qadar misalnya, dengan memperbanyak amalan sunah iktikaf, berdzikir, dan istighfar.
IKUTI >> Update Berita Ramadhan
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul 3 Waktu yang Mustajab Untuk Berdoa di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan, Termasuk Malam Lailatul Qadar, https://style.tribunnews.com/2020/05/15/3-waktu-yang-mustajab-untuk-berdoa-di-10-hari-terakhir-bulan-ramadhan-termasuk-malam-lailatul-qadar?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tribunsolo-ilustrasi-berdoa.jpg)