Virus Corona
Inikah Alasan Donald Trump Ketakutan China Curi Data Virus Corona? Diam-diam Libatkan Militer
Terungkap alasan Donald Trump ketakutan China curi data Virus Corona covid-19, diam-diam Amerika Serikat libatkan Militer dalam Operation Warp Speed
TRIBUNKALTIM.CO - Hubungan antara China dan Amerika Serikat semakin memanas setelah tudingan pencurian data vaksin Virus Corona.
Presiden Donald Trump dikabarkan ketakutan apabila China mencuri data vaksi Virus Corona Amerika Serikat.
Pasalnya Donald Trump diam-diam telah menurunkan tim khusus untuk menemukan vaksin Virus Corona.
Tak tanggung-tanggung, Donald Trump sampai melibatkan Militer dalam operasi khusus penemuan vaksin covid-19 ini.
Amerika Serikat kini menjadi episentrum pandemi Virus Corona yang menyebabkan penyakit covid-19.
• Tanpa Vaksin, Donald Trump Ngotot Buka Lockdown, Mirip Berdamai dengan Covid-19 Ala Presiden Jokowi?
• Kalahkan China dan Amerika Serikat, Jepang Berhasil Atasi Virus Corona, Bukan Karena Pemerintah
• China Akhirnya Akui Tudingan Amerika Serikat Soal Sampel Virus Corona dan Laboratorium Tak Resmi
Tercatat Amerika Serikat memiliki 1,4 juta kasus positif Virus Corona, terbanyak di antara negara lainnya.
Ditambah dengan fakta 88.507 angka kematian akibat Virus Corona, juga terbanyak di antara negara lainnya.
Tak heran, jika Amerika Serikat menjadi negara yang paling ingin menemukan vaksin Virus Corona.
Walau hingga hari ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih belum menemukan obat maupun vaksin penangkal covid-19.
Demi menemukan vaksin Virus Corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah menugaskan sejumlah ahli.
Dilansir dari Mirror.co.uk pada Sabtu (16/5/2020), para ahli itu akan berada di bawah tim yang diberi nama " Operation Warp Speed ".
Tak hanya itu, Presiden Donald Trump juga mengumumkan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan berinvestasi untuk menemukan kandidat vaksin Virus Corona terkemuka.
Bahkan Presiden Amerika Serikat ini sesumbar bersiap untuk mendistribusikannya dalam skala massal.
" Operation Warp Speed " merupakan tim yang terdiri dari Pemerintah, Militer, dan industri farmasi.
Tak hanya di Amerika Serikat, "Operation Warp Speed" juga akan bekerja dengan negara-negara lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/donald-trump-dan-vaksin-covid-19-17052020.jpg)