Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Penemuan Terbaru, Antibodi SARS Lawan Covid-19, Buka Peluang Terapi Pasca Tertular Virus Corona

Penemuan terbaru, antibodi SARS dapat melawan covid-19, ini membuka peluang untuk terapi pasca tertular virus Corona

Editor: Amalia Husnul A
Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi. Berikut penemuan terbaru, antibodi SARS dapat melawan covid-19, ini membuka peluang untuk terapi pasca tertular virus Corona 

Vaksin tak hilangkan pemicu covid-19

Para ilmuwan di berbagai negara sedang berlomba mengembangkan vaksin virus Corona.

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis kabar virus Corona penyebab covid-19 tak akan bisa hilang.

WHO peringatkan virus pemicu covid-19 tak akan musnah meski sudah ada vaksi yang tercipta.

Direktur kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, memperingatkan virus Corona SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab covid-19 tak akan hilang, meski sudah ditemukan vaksin.

Vaksin berfungsi untuk mencegah penularan virus Corona SARS-CoV-2 agar tidak menginfeksi tubuh seseorang.

Namun, bukan untuk menghilangkan virus tersebut.

Terkait hal tersebut, Indra Rudiansyah, kandidat doktor riset vaksin di Jenner Institute, Oxford University mengungkapkan kenapa virus Corona tak akan hilang dari muka Bumi.

Indra menguraikan, SARS-CoV-2 awalnya memang ditularkan dari hewan ke manusia.

Hanya saja, setelah virus ini bermutasi, virus penyebab covid-19 ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

Untuk diketahui, hingga Senin (18/5/2020) malam, setidaknya lebih dari 4,8 juta orang terinfeksi dan lebih dari 317 ribu orang meninggal dunia.

Dalam Webinar Zoom bertajuk 'Big Questions Forum 9, Menghadapi covid-19: Kebijakan, Sains, Solidaritas Nasional dan Global' Jumat (15/5/2020), Indra menjelaskan apa yang sudah diketahui para ilmuwan tentang virus ini.

"virus Corona (SARS-CoV-2) saat ini menular dari manusia ke manusia dan dari manusia juga bisa menularkan ke hewan, contohnya kucing dan harimau.

Namun, tidak ada bukti dia (virus SARS-CoV-2) bisa menularkan virus dari hewan yang terinfeksi balik ke manusia, itu tidak bisa," ucap Indra, dikutip dari Kompas.com.

Jika virus Corona hanya menular di antara manusia - dari manusia ke manusia - maka keberadaan vaksin sangat mungkin menghilangkan virus dari muka bumi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved