Rabu, 22 April 2026

Ada Semprong hingga Madu Mongso, Ini 6 Camilan Khas Jawa yang Sering Disajikan saat Lebaran

Ada Semprong hingga Madu Mongso, Ini 6 camilan khas Jawa yang sering disajikan saat lebaran

Editor: Nur Pratama
Instagaram @camilannusantara/@Sajian Sedap
Semprong dan Madu Mongso 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada Semprong hingga Madu Mongso, Ini 6 camilan khas Jawa yang sering disajikan saat lebaran

Saat lebaran biasanya setiap rumah menyuguhkan camilan lezat untuk tamu.

Mulai dari kue kering hingga aneka camilan khas sudah dibuat jauh-jauh hari.

Misalnya tape ketan hingga manisan aneka buah yang menyegarkan.

Bahkan camilan ini sering diincar para tamu saat bertamu.

Apa sajakah deretan camilan tersebut?

Yuk simak deretan camilan khas Jawa yang selalu hadir saat lebaran berikut ini.

Muhammadiyah Bolehkan Shalat Idul Fitri Dilakukan di Rumah, Berikut Panduan Lengkap dan Tata Caranya

Dokter Ungkap Virus Corona Sanggup Bertahan di Smartphone, Jangan Sepelekan, Segera Lakukan Ini

Istana Panik Ekonomi Bangkrut, Rocky Gerung Berani Minta Jokowi Lempar Handuk Tangani Covid-19

Masih Ada Waktu 3 Hari Promo Superindo Periode 18-21 Mei 2020, Minyak Goreng Super Murah

1. Rengginang

Ilustrasi Rengginang
Ilustrasi Rengginang (Sajian Sedap)
 

Rengginang merupakan camilan khas Jawa yang berbahan dasar dari beras ketan.

Biasanya Rengginang memiliki rasa gurih hingga asin.

Rengginang pada umumnya dibuat dengan cetakan berbentuk bulat.

Meskipun terlihat padat, ternyata Rengginang memiliki tekstur yang empuk dan renyah.

2. Semprong

Semprong merupakan kue kering berbentuk silinder maupun segitiga yang rasanya sangat gurih.

Semprong memiliki tekstur yang sangat renyah dan lembut.

Beberapa Semprong memiliki rasa yang sedikit manis karena diberi campuran gula.

Selain itu ada juga Semprong rasa jahe agar ketika dimakan terasa lebih hangat.

3. Tapai Ketan

Tapai biasa hadir di hari lebaran dengan dibungkus daun pisang.

Biasanya untuk membuat tapai perlu difermentasikan selama 2 hingga 3 hari.

Agar lebih sedap, biasanya dalam adonan pembuatan tapai diberikan tambahan gula agar memiliki banyak air.

4. Emping Melinjo

Emping Melinjo kerap dipasangkan dengan Tapai Ketan saat lebaran.

Untuk memakan Tapai Ketan biasanya menggunakan Emping Melinjo sebagai sendoknya.

Cara membuat Emping Melinjo pun cukup mudah, hanya melewati proses direbus, dikeringkan, hingga digoreng.

Emping Melinjo biasanya memiliki rasa gurih dan manis tergantung selera yang membuatnya.

5. Keripik Tempe

Seorang pekerja menggoreng tempe yang diberi adonan tepung terigu di kawasan sentra pedagang oleh-oleh makanan khas Bandung di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (25/7/2012).
Seorang pekerja menggoreng tempe yang diberi adonan tepung terigu di kawasan sentra pedagang oleh-oleh makanan khas Bandung di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (25/7/2012). (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Keripik Tempe sudah sangat sering dijumpai saat lebaran.

Bahkan Keripik Tempe sangat cocok dimakan bersamaan dengan Opor Ayam maupun Rendang.

Rasanya yang gurih dan asin membuat Keripik Tempe banyak digemari semua orang.

6. Madu Mongso

Madu Mongso adalah camilan yang terbuat dari ketan hitam.

Untuk membuatnya hampir sama dengan Tape Ketan yakni melalui tahap fermentasi.

Selain itu cara mengolahnya hampir mirip dengan membuat dodol.

Dipanaskan di atas bara api sambil diaduk hingga adonan mengental.

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved