Virus Corona

Amerika Serikat Sesumbar Produksi Vaksin Virus Corona Lebih Cepat dari WHO, Indonesia Bikin Sendiri

Amerika Serikat sesumbar produksi Vaksin Virus Corona alias covid-19 lebih cepat dari WHO, Presiden Jokowi ingin Indonesia bikin sendiri

Kolase TribunKaltim.co / freepik.com
Amerika Serikat Sesumbar Produksi Vaksin Virus Corona Lebih Cepat dari WHO, Indonesia Bikin Sendiri 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru covid-19, Amerika Serikat sesumbar produksi Vaksin Virus Corona lebih cepat dari WHO, Presiden Jokowi ingin Indonesia bikin sendiri.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sudah memberikan keterangan resmi kapan Vaksin Virus Corona bisa disuntikkan ke masyarakat.

Kemungkinan besar Vaksin Virus Corona alias covid-19 dari WHO dapat didistribusikan secara massal kepada masyarakat pada akhir tahun 2021.

Atau dengan kata lain butuh waktu sekitar 1,5 tahun hingga vaksin benar-benar tersedia dan dapat digunakan untuk mencegah paparan Virus Corona SARS-CoV-2.

Ketegangan Baru Amerika, China dan WHO. Donald Trump Beri Ancaman Serius ke Organisasi Naungan PBB

Pakar Ungkap Jenis Obat Virus Corona Berbeda, hingga Jokowi Ingin Indonesia Temukan Vaksin Covid-19

Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Pada Relawan Tunjukan Hasil Baik, Januari 2021 Bisa Tersedia

Seolah tak mau kalah dengan WHO, Amerika Serikat kini sesumbar bisa lebih cepat memproduksi vaksin covid-19.

Negeri Donald Trump menyatakan, jika Amerika Serikat yang pertama mengembangkan Vaksin Virus Corona, maka bakal segera dibagikan ke seluruh dunia.

Sementara itu, Presiden Jokowi telah menegaskan keinginannya agar Indonesia membuat sendiri vaksin covid-19.

Presiden Jokowi berharap Indonesia tak tergantung dengan negara lain termasuk Amerika Serikat dalam kebutuhan vaksin covid-19.

Dalam wawancara dengan kantor berita AFP, Kepala Institut Kesehatan Nasional (NIH), Francis Collins menyatakan Amerika Serikat terlebih dulu akan fokus menemukan obat Virus Corona untuk kebutuhan internal.

Namun, Collins sepakat dengan China dan Perancis, bahwa Vaksin Virus Corona jika nantinya ditemukan haruslah menjadi "kebutuhan pokok dunia".

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved