Jumat, 12 Juni 2026

Virus Corona

Ditanya Kapan Sekolah Buka, Nadiem Makarim Serahkan Keputusan Kepada Pihak Ini

Pemerintah memutuskan meliburkan para siwa untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Tayang:
Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Amalia Husnul A
IG @kemdikbud.ri
Ditanya Kapan Sekolah Buka, Nadiem Makarim Serahkan Keputusan Kepada Pihak Ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pandemi virus Corona yang melanda Indonesia sejak beberpa bulan kemarin menyebabkan sejumlah aktivitas terganggu

Salah satunya adalah proses belajar mengajar para Siswa.

Pemerintah memutuskan meliburkan para siwa untuk memutus rantai penyebaran virus Corona

Hingga kini belum diketahui kapan para Siswa bisa beraktivitas seperti biasa di sekolah    

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) Nadiem Makarim belum mengetahui kapan pembelajaran di sekolah kembali efektif setelah ditutup akibat pandemi virus Corona.

Dia menyebut keputusan kapan sekolah ada di tangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

 Rahasia Donald Trump Terkuak, Ogah Pakai Masker dan Yakin Bebas Corona, Ternyata Banyak di Indonesia

 Ketegangan Baru Amerika, China dan WHO. Donald Trump Beri Ancaman Serius ke Organisasi Naungan PBB

 Serangan Baru Amerika Serikat ke China soal Virus Corona, Donald Trump Kirim Ancaman ke Petinggi WHO

Untuk itu, Kemendikbud akan terus melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas terkait pembukaan sekolah.

"Tentunya keputusannya itu masih dalam Gugus Tugas, bukan di Kemendikbud. Jadi kami selalu meng-line dan selalu kami akan mengeksekusi dan mengkoordinasikan. Tapi keputusan kapan, dengan format seperti apa, karena ini faktor kesehatan bukan pendidikan, itu masih di Gugus Tugas," kata Nadiem dalam rapat kerja virtual bersama Komisi X DPR, Rabu (20/5/2020).

"Jadi mohon menunggu, saya pun tidak bisa memberikan statementapa pun soal keputusan itu. Karena itu dipusatkan di Gugus Tugas. Tapi kami tentu terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas," imbuhnya.

Nadiem mengatakan Kemendikbud telah mempersiapkan sejumlah skenario menyikapi keputusan yang nantinya akan diambil Gugus Tugas.

Kemendikbud juga akan berdiskusi dengan sejumlah pakar agar skenario dapat dilaksanakan dengan baik.

"Harus diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah siap dengan semua skenario, ya kami sudah ada berbagai macam skenario," ucap Nadiem.

 Obat Virus Corona Dikembangkan di China, Mempersingkat Pemulihan dan Menumbuhkan Kekebalan

Jadwal Tahun Ajaran Baru

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Iwan Syahril memastikan, pihaknya tidak akan melakukan pengunduran tahun ajaran baru.

Iwan mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji model pembelajaran yang akan diterapkan apakah melalui daring atau kembali melalui tatap muka.

"Kita sering kali mendapatkan pertanyaan kapan sekolah dibuka, tahun ajaran mau diundur atau
bagaimana. Oke kalau tahun ajaran tetap, kita tidak ada rencana mengubah tahun ajaran tapi apakah
kemudian akan tetap online atau bagaimana," ujar Iwan saat diskusi daring, Rabu (13/5/2020).

Menurut Iwan, di tengah pandemi corona ini segala sesuatunya memiliki dinamika yang sangat cepat.

Sehingga dibutuhkan pertimbangan yang matang untuk menentukan proses belajar mengajar di tanah
air.

Iwan mengatakan, saat ini kemungkinan besar proses belajar mengajar secara langsung akan dimulai pada Juli mendatang.

Meski begitu, pihaknya masih terus memperhatikan perkembangan penyebaran
corona di Indonesia.

"Yang kami tahu pada saat ini diperkirakan Juli sudah oke ya, tapi siapa yang bisa memprediksi Covid-
19 ini, mau oke atau enggak," ucap Iwan.

Iwan menyontohkan, Korea Selatan yang telah melakukan kegiatan kembali setelah dinyatakan aman
dari corona, ternyata mendapatkan gelombang kedua penyebaran corona.

Hal tersebut menjadi pertimbangan, sehingga Kemendikbud akan terus membuat asessmen untuk menentukan arah kebijakan pendidikan.

"Ini merupakan sesuatu yang harus kita terus berdinamika untik asses tentang bagaimana baiknya
tentang Covid-19 ini," kata Iwan.

Sebelumnya diberitakan, Kemendikbud berencana melakukan pembukaan kembali sekolah pada bulan
Juli mendatang. Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen, Hamid Muhammad mengatakan, pembukaan sekolah
hanya diutamakan untuk wilayah yang telah dinyatakan bebas dari penyebaran virus corona.

"Masih dijajaki kemungkinannya, terutama untuk daerah yang sudah dinyatakan aman dari Covid-19
oleh otoritas kesehatan," ujar Hamid kepada Tribunnews.com, Sabtu (9/5/2020).

 China Bersumpah Vaksin Corona Akan Jadi Barang Publik Global, Hal Buruk Masa Lalu Tak Akan Terulang?

Pemerintah siapkan skenario hidup normal 

Sebuah foto skenario kehidupan normal dari pemerintah beredar di dunia maya.

Beredarnya skanario itu menjadi harapan bagi banyak orang setelah selama beberapa waktu terakhir  menjalani aktivitas yang terbatas.

Dalam foto yang beredar tertulis jadwal kembali beroperasinya aktivitas ekonomi masyarakat. 

Sedang heboh di Tanah Air mengenai kajian pemerintah untuk kembali melancarkan kegiatan ekonomi di masa wabah corona.

Beberapa waktu lalu, pemerintah mengkaji akan membuka mal, sekolah, tempat ibadah, dan pusat keramaian lainnya pada bulan Juni 2020.

Semua itu dilakukan untuk membangkitkan perekonomian Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral meluruskan informasi soal rencana pemerintah untuk kembali membuka mal, pasar, dan sekolah pada Juni mendatang.

 

Ia menegaskan, hal tersebut merupakan rencana yang baru direalisasikan jika ada kemajuan signifikan dalam penanganan pandemi virus Corona ( covid-19).

"Salah satu syaratnya adalah penurunan pasien positif selama 14 hari berturut turut sampai kemudian tak ada penambahan pasien positif lagi," kata Donny kepada Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Oleh karena itu, Donny menyebutkan, saat ini pemerintah berupaya keras agar penerapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa berjalan efektif.

Mulai dari bagaimana protokol kesehatan dijalankan, penegakan hukum dilakukan terukur, serta dipatuhinya larangan mudik.

"Apakah Juni sudah bisa dilonggarkan atau tidak, kita tidak tahu. Kita tak mau terjadi second wave (gelombang kedua)," kata Donny.

Sebelumnya, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya.

Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor.

Kementerian Koordinator Perekonomian menyampaikan, foto yang beredar luas tersebut merupakan bagian dari kajian awal pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

"Yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca-pandemi Covid-19," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Berikut isi kajian awal Kemenko Perekonomian tersebut:

1. Fase pertama, yang dilakukan pada 1 Juni 2020 ialah membuka kembali operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B), dengan tetap menerapkan social distancing.

2. Fase kedua yakni pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

3. Fase ketiga, 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

4. Fase keempat, 6 Juli 2020, difokuskan pada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas seperti restoran hingga tempat ibadah.

5. Fase kelima, 20 Juli dan 27 Juli 2020, evaluasi fase keempat dan pada akhir Juli atau awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dapat beroperasi dengan normal.

 Dalam kesempatan lain, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak dilibatkan dalam pembuatan kajian awal pembukaan fasilitas publik untuk pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian.

Oleh karena itu, Yuri enggan berkomentar banyak mengenai kajian tersebut.

"Orang Kemenko juga enggak bikin rencananya sama kita kok (gugus tugas)," kata Yuri pada Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Ia mengatakan, kajian itu belum dikomunikasikan antar kementerian dan lembaga.

Yuri pun menilai kajian itu hanya sebatas pendapat satu kementerian saja dan belum menjadi rencana.

"Itu masih pendapat kan itu. Itu masih pendapat bukan rencana," ucapnya.

Diketahui, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya.

Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor.

 

Kementerian Koordinator Perekonomian menyampaikan, foto yang beredar luas tersebut merupakan bagian dari kajian awal pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

"Yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca-pandemi Covid-19," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

IKUTI >> Update Virus Corona

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapan Sekolah Dibuka? Menteri Nadiem: Keputusannya di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/05/20/kapan-sekolah-dibuka-menteri-nadiem-keputusannya-di-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved