Breaking News:

Terakhir Terima 2007, Tahun Ini Tenaga Honorer di Lingkungan Pemkab Kukar Kembali Dapat THR

Setelah penantian panjang dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah, tahun ini bertepatan dengan bulan ramadhan, terlebih saat ini telah mendekati I

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah menerima kunjungan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Tenaga Honorer (FTH) Kutai Kartanegara, Rabu (20/5/2020) tadi malam. Tahun ini tenaga honorer dapat THR. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Tenaga honorer yang bertugas di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara bisa bernapas lega pada ramadhan tahun ini.

Setelah penantian panjang dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah, tahun ini bertepatan dengan bulan ramadhan, terlebih saat ini telah mendekati Idul Fitri, ribuan tenaga honorer memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR) setelah terakhir kali pernah diterima pada 2007 lalu.

Tidak hanya THR, tenaga honorer juga memperoleh kenaikan gaji, serta mendapatkan jaminan kesehatan.

Nur Khasan, Wakil Ketua 1 Forum Tenaga Honorer (FTH) Kukar menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Kukar, Edi Damansyah yang juga turut memperjuangkan nasib pada tenaga honorer.

Sidang Kasus Korupsi Mantan Kadis Pasar Samarinda Sulaiman Sade Ditunda Hingga Usai Lebaran

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Bupati yang telah memperjuangkan nasib kami, saat ini di beberapa dinas sudah dibayarkan THR tenaga honorer," ucapnya, Kamis (21/5/2020).

Dia menjelaskan, terdapat sekitar 6.000 tenaga honorer yang tersebar di dinas hingga kecamatan. Dengan adanya kenaikan gaji, pemberian THR dan jaminan kesehatan dapat menjadikan tenaga honorer lebih sejahtera.

"Prosesnya panjang, mudah-mudahan dengan kepemimpinan Bupati saat ini kami bisa lebih sejahtera," tuturnya.

Alat TCM-TB di RSUD Kudungga Sangatta untuk Deteksi Covid-19 Baru Dioperasikan Usai Lebaran

Dia berharap, pemerintah pusat dapat mengeluarkan kebijakan untuk tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Mudah-mudahan pemerintah pusat ada regulasi untuk honorer terutama yang sudah di atas 35 tahun, karena teman-teman honor juga ingin menjadi ASN," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved