Belum Bayarkan THR Karyawan, 9 Perusahaan di Kaltim Diadukan ke Disnakertrans, Semua Berada di Kutim

Idul Fitri bakal dirayakan umat muslim di seluruh dunia Minggu (24/5/2020) besok. Kendati demikian, hingga H-1 masih ada perusahaan yang belum menuna

TRIBUNKALTIM.CO, PURNOMO SUSANTO
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltim, Suroto menyampaikan, pihaknya menerima aduan 9 perusahaan di Kaltim belum membayarkan THR karyawan mereka. Semua perusahaan beroperasi di Kabupaten Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Idul Fitri bakal dirayakan umat muslim di seluruh dunia Minggu (24/5/2020) besok.

Kendati demikian, hingga H-1 masih ada perusahaan yang belum menunaikan hak karyawan mereka, berupa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Di Kaltim sendiri, paling tidak 9 perusahaan diadukan ke Posko Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim karena masih bermasalah dalam hal pembayaran THR, semua perusahaan tersebut beroperasi di Kutai Timur.

Idul Fitri tahun ini bersamaan dengan situasi pandemi Virus Corona atau covid-19.

Seperti biasa, setiap menjelang hari besar agama Islam itu seluruh buruh/tenaga kerja di seluruh Indonesia akan menerima Tunjangan Hari Raya atau THR, begitu pula di Kaltim.

Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Gratis untuk Warga, Walikota Balikpapan Sebut Kekurangan Jarum Suntik

Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya tahun ini karena covid-19, banyak pengusaha mengalami kerugian, bahkan ada yang sampai gulung tikar.

Hal ini berimbas kepada pemberian THR kepada pekerja, pada perusahaan itu, seperti di Kaltim, sebanyak 9 perusahaan diadukan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim karena bermasalah dalam penyaluran THR kepada karyawan.

Pelaksana tugas atau Plt Kepala Disnakertrans Kaltim, Suroto mengungkapkan, ada 9 perusahaan di Kaltim diadukan oleh serikat pekerja pada perusahaan tersebut karena persoalan pembagian THR.

Melerai Cekcok Pasangan Suami Istri, Anggota TNI AD Tewas Dibacok Menantu Sendiri, Kronologi Lengkap

“Selama posko pengaduan THR Disnakertrans Kaltim didirikan, ada 9 aduan disampaikan kepada kami karena persoalan THR,” ujarnya saat diwawancara awak Tribunkaltim.co melalui telepon selularnya, pada Kamis (21/5/2020).

Dirincikan Suroto, dari 9 aduan yang disampaikan kepada Posko 7 di antaranya telah selesai dimediasi. Sedangkan dua aduan lainnya, dikatakan Suroto, masih dalam tahap proses mediasi.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved