Virus Corona
Bill Gates Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Uji Coba Vaksin Corona kepada Anak-anak, Ini Faktanya
Heboh Bill Gates dikabarkan ditangkap gara-gara uji coba vaksin Corona kepada anak-anak secara ilegal, begini faktanya.
TRIBUNKALTIM.CO - Kini, heboh Bill Gates dikabarkan ditangkap gara-gara uji coba vaksin Corona kepada anak-anak secara ilegal, begini faktanya.
Nama Bill Gates seringkali dikaitkan dengan pandemi wabah virus Corona, diketahui sejak tahun 2018 lalu, Bill Gates menyebut akan ada wabah.
Kini heboh kabar yang menyebutkan Bill Gates ditangkap karena virus Corona, ini sejumlah faktanya.
Sejak tahun 2018, Bill Gates sudah memprediksi soal wabah virus dengan nama lain covid-19 ini.
Pendiri Microsoft ini bahkan sampai mendanai penelitian vaksin Corona bernama SCAN (Seattle Coronavirus Assessment Network) yang belakangan dihentikan oleh pemerintah federal Amerika Serikat (AS).
Baru-baru ini, Bill Gates juga diterpa isu tak sedap.
• Bill Gates Dituduh Ciptakan Virus Corona, Pendiri Microsoft Beri Bantahan Banyak Gosip Gila
• Microsoft Sudah Lebih Dulu Rambah Mobile Tapi Nasib tak Seperti Android, Bill Gates Menyesal
• Wow, Penghasilan Bill Gates Rp 5,5 Juta/Detik, Butuh 285 Tahun Belanjakan Kekayaannya
• 15 Prediksi Bill Gates tentang Teknologi yang Kini Jadi Kenyataan, Termasuk soal Tenaga Kerja
Dia ditahan di India atas tuduhan menguji karena melakukan uji coba vaksin kepada anak-anak secara ilegal.
Selain itu, Bill Gates juga sempat dikabarkan ditangkap FBI karena tuduhan terorisme biologis.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (23/5/2020), kabar tersebut merupakan berita hoax.
Seorang juru bicara Gates Foundation mengonfirmasi, tidak ada gugatan terhadap Gates maupun yayasan miliknya.
Uji coba vaksin oleh lembaga yang didanai Bill Gates dilakukan secara legal, meski kemudian uji coba tersebut sudah dihentikan dan memicu kontroversi di India beberapa tahun silam.
Sebagai informasi, Bill Gates lewat yayasannya pernah menggelontorkan dana untuk penelitian vaksin Human Papilloma virus ( HPV ) yang dilakukan oleh organisasi nirlaba AS, Program for Appropriate Technology in Health (PATH).
Tahun 2010, media lokal India menyoroti kematian 7 orang gadis yang terlibat dalam penelitian virus.
Namun investigasi yang dilakukan oleh komiten independen yang ditunjuk pemerintah India, kemudian menyatakan kematian mereka tidak terkait dengan uji coba vaksin.
Sebelumnya, Bill Gates yakin bahwa dibutuhkan sebanyak 7 hingga 14 miliar dosis vaksin covid-19 secara global untuk membuat manusia kembali beraktivitas secara normal atau bebas dari virus Corona.