Soal Pembagian BLT Tahap 2 Untuk UMKM, Disperindagkop Berau Sebut Terjadi Penambahan
soal pembagian BLT tahap 2 UMKM, Disperindagkop Berau sebut terjadi penambahan
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) tahap dua untuk pelaku UMKM masih menunggu proses penyaluran BLT bagi warga terdampak selesai.
Hal tersebut dikatakan kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Wiyati ke TribunKaltim.co, Selasa (26/5/2020).
"Saat ini kita dalam proses perampungan data untuk kita usulkan, jadi setelah pembagian BLT tahap dua kepada masyarakat selesai baru bantuan untuk UMKM kita bagi," katanya.
"Itu untuk menghindari adanya penerima ganda karena tahap dua ini terjadi penambahan dan pengurangan dari data sebelumnya pada tahap pertama," jelasnya.
• Bupati Berau Muharram Serahkan Secara Simbolis BLT Dana Desa di Kampung Tumbit Dayak
• Penerima Bertambah, BLT II Warga Terdampak Covid-19 Disalurkan, Terbanyak di Tanjung Redeb
• Cara Penyaluran BLT Terdampak Covid-19 Tahap Dua Pemkab Berau, Ada Peran Penting Kepala Kampung
Terjadi penambahan dan pengurangan lanjut Wiyati, diawal tahap pertama yakni hanya yang berdampak langsung seperti pedagang yang ada di tepian.
"Saat ini pelaku UMKM ultra mikro, mikro hingga menengah itu dapat, kita juga sudah melibatkan RT untuk melakukan pendataan untuk menghindari dobel data," jelasnya.
Wiyati menambahkan pada data pertama terjadi dobel data, sekitar 160 an KK, sehingga pada tahap kedua harus menunggu hasil pembagian untuk masyarakat terdampak.
"Pada tahap pertama sekitar 700 lebih UMKM yang menerima bantuan dari jumlah itu terdapat dobel data sekitar 160 an Kepala Keluarga," imbuhnya.
Pada tahap kedua para pedagang bakal menerima bantuan Rp 600 ribu.
(*)
Tribun Kaltim.co/Ikbal Nurkarim