Jumat, 15 Mei 2026

Virus Corona di Tarakan

Mesin PCR Sampai di RSUD Tarakan, Walikota Tarakan Khairul Berharap Alat Dapat Segera Dimanfaatkan

Mesin polymerase chain reaction ( PCR ) telah sampai di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan ( RSUD Tarakan ) Provinsi Kalimantan Utara.

Tayang:
Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Walikota Tarakan Khairul. Mesin polymerase chain reaction ( PCR ) telah sampai di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan ( RSUD Tarakan ) Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Mesin polymerase chain reaction ( PCR ) telah sampai di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan ( RSUD Tarakan ) Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Andi Rizal selaku Kabid Pelayanan Medis RSUD Tarakan saat dikonfirmasi oleh wartawan TribunKaltim.co melalui WhatsApp pada Rabu (27/5/2020).

"Iya mbak, baranganya (mesin PCR) sudah sampai di RSUD Tarakan," ujar dr Rizal. 

Namun, hingga berita ini diturunkan, Kamis (28/5/20) belum ada keterangan lebih lanjut dari dr Rizal terkait kapan mesin PCR tersebut dapat digunakan.

Baca Juga: Inilah Indikator Suatu Daerah Bisa Praktikkan New Normal ala Gugus Tugas Corona

Baca Juga: New Normal Sedang Dikaji, Pemkot Balikpapan akan Perkuat 3 Sektor Pelayanan Publik Ini

Mengetahui hal tersebut, Walikota Tarakan, dr Khairul mengatakan bahwa itu adalah berit baik.

"Begini, bahwa harapan kita itukan ya kalau ada (mesin PCR) ya Alhamdulillah itu kan semakin baik," ujar dia, Kamis (28/5/2020)

Lebih lanjut Ia sampaikan bahwa proses pengiriman sampel mungkin tidak bisa berhenti, baik sampel swab orang tanpa gejala (OTG), pasien dalam pengawasan (PDP).

Sehingga kata dia, mau tidak mau harus dikirim ke Jakarta atau Surabaya.

Cuman selama beberapa hari ini kan tidak ada penerbangan sampai tanggal 31 Mei kan, jadi harapannya mudah-mudahan ya mesin PCR itu bisa cepat dimanfaatkan," harapnya.

Baca Juga: Rencana New Normal di Kota Balikpapan, PHRI Ingin Blokade Jalan Tidak Perlu Lagi Diterapkan

Baca Juga: Rencana New Normal Kota Balikpapan, PNS Usia di Bawah 45 Tahun akan Lebih Banyak di Kantor

Sementara itu, dirinya juga mengharapkan tidak ada lagi PDP maupun OTG yang perlu dilakukan swab. Meskipun masih ada pasien konfirmasi positif covid-19 yang perlu dilakukan follow up.

"Nah nanti kalau misalnya belum sembuh lagi kan perlu follow up lagi.

Sebenarnya yang paling penting untuk sekarang ini untuk yang pasien-pasien yang sedang di rawat," lanjutnya.

Sebagai informasi bahwa hari ini, nihil penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 maupun PDP di kota Tarakan.

Sehinggal total pasien konfirmasi positif Corona atau covid-19 yang masih dirawat yakni 24 pasien. Kemudian tidak ada PDP yang dirawat.

( TribunKaltim.co )

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved