Senin, 18 Mei 2026

Saat Demo Kematian George Floyd, Donald Trump Dituding Sembunyi di Bungker Rahasia, Ini Bantahannya

Saat demo kematian George Floyd di Gedung Putih, Donald Trump dituding sembunyi di bungker rahasia bersama istri dan anaknya, begini bantahannya

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Sky News
Unjuk rasa di depan Gedung Putih, AS, yang merupakan aksi protes atas kematian pria kulit hitam, George Floyd. Aksi unjuk rasa yang terjadi ini membuat Presiden Donald Trump bersembunyi di bunker. Saat demo kematian George Floyd di Gedung Putih, Donald Trump dituding sembunyi di bungker rahasia bersama istri dan anaknya, begini bantahannya 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat demo kematian George Floyd di Gedung Putih, Donald Trump dituding sembunyi di bungker rahasia bersama istri dan anaknya, begini bantahannya

Saat berlangsung aksi demo atas kematian George Floyd berlangsung di sekitar Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat (AS) dituding bersembunyi di bungker rahasia bersama istri dan anaknya.

Namun, kabar ini buru-buru dibantah Donald Trump, seperti apa bungker rahasia di Gedung Putih ini?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menanggapi tudingan dirinya bersembunyi di bunker saat demo.

Donald Trump mengaku dirinya pergi ke bunker Gedung Putih bawah tanah untuk "inspeksi".

Bukan untuk melindungi diri dari pengunjuk rasa seperti tudingan banyak orang.

Pasukan Militer Amerika Serikat Dikerahkan Donlad Trump, Pulihkan Situasi di Washington

Mujur, Karena Ada Benda Ini Kedai Kopi Milik WNI di Amerika Lolos Penjarahan Saat Demo George Floyd

Demontrasi di Amerika Serikat Berbuntut Rusuh, Donald Trump Dilarikan ke Bunker Gedung Putih

Kerusuhan Semakin Panas di Amerika Serikat, Warga Kulit Hitam Pemilik Restoran Tewas Ditembak Polisi

Menurut laporan, saat itu menunjukkan bahwa Trump telah berada di sana selama hampir satu jam.

Ia berada di bunker bersama dengan Ibu Negara Melania Trump dan putra mereka Barron.

Seorang Republikan mengakui Trump pergi ke bunker namun hanya sebentar dan tidak ada hubungannya dengan protes yang tengah berlangsung.

"Itu lebih untuk inspeksi. Saya ada di sana untuk waktu yang sangat singkat," ujarnya kepada Fox News Radio, dikutip Tribunnews dari Sky News.

"Mereka mengatakan ini saat yang tepat untuk turun dan memeriksanya."

"Karena mungkin suatu saat kamu akan membutuhkannya," tambahnya.

Trump kemudian mengulangi ancaman tindakan militernya di New York.

Ia ingin melanjutkan upayanya untuk menghubungkan kerusuhan sipil setelah kematian George Floyd dengan para pemimpin liberal di kota itu.

"Jika mereka tidak segera meluruskan, aku akan menyelesaikannya. Aku akan menyelesaikannya dengan cepat," kata Donald Trump.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved