Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Moeldoko Bongkar Pikiran Sebenarnya Pemerintah JokowI Buka Mal dan Rumah Ibadah saat New Normal

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko bongkar pikiran sebenarnya Pemerintah Jokowi membuka Mal dan rumah ibadah saat new normal

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko bongkar pikiran sebenarnya Pemerintah Jokowi membuka Mal dan rumah ibadah saat new normal.

Menyambut fase new normal, pusat perbelanjaan ( Mal ) maupun rumah ibadah akan dibuka kembali.

Namun kebijakan Pemerintah Jokowi terkait new normal tersebut sempat mendatangkan pro-kontra.

Tak sedikit yang menganggap Pemerintah hanya mementingkan ekonomi ketimbang mengutamakan dibukanya rumah ibadah di masa new normal.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko memberikan tanggapan.

Klarifikasi Achmad Yurianto Soal Kehadiran Dokter Reisa di Gugus Tugas Covid-19, Tugas New Normal

Bukan Persoalan Sepele Terapkan New Normal, Ganjar Pranowo Tunjukkan Bukti di Jawa Tengah

Risma Bersiap Susul Cara Anies Baswedan Setelah Khofifah Tak Perpanjang PSBB Surabaya

Bahkan Moeldoko membongkar pikiran sebenarnya Pemerintah Joko Widodo membuka Mal dan rumah ibadah saat new normal yang menurutnya semata-mata demi kepentingan rakyat.

Dilansir TribunWow.com, Moeldoko mengatakan bahwa aktivitas di rumah ibadah juga menjadi perhatian utama dalam penanganan Virus Corona, termasuk saat ini memasuki new normal.

Moeldoko memastikan bahwa Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ataupun Pemerintah tidak pernah memparadokskan pembukaan tempat ibadah dengan mal atau pusat perbelanjaan lain.

Hal ini disampaikannya dalam acara Fakta yang tayang di kanal Youtube Talk Show tvOne, Senin (8/6/2020).

Menurut Moeldoko Pemerintah Jokowi juga sudah mempersiapkan protokol kesehatan untuk pembukaan rumah ibadah.

Dirinya hanya mengingatkan kepada masyarakat untuk bisa mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Mantan Panglima TNI itu menambahkan bahwa tingkat kesadaran diri tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, melainkan masyarakat banyak.

"Saya pikir Presiden kemarin sudah ke Istiqlal, ini jadi sebuah simbol bahwa sebenarnya ibadah sudah mulai dipikirkan untuk kegiatan ibadahnya dengan aturan-aturan protokol yang ketat," ujar Moeldoko.

"Sepanjang protokol kesehatan itu menjadi kesadaran bersama itu dijalankan dengan baik, penuh tanggung jawab, karena itu saya katakan tanggung jawab sosial, bukan hanya untuk dirinya," sambungnya.

"Begitu dia teledor tidak menggunakan masker, atau yang lain, maka itu sesungguhnya membawa bencana bagi orang lain."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved