Sempat Terlantar, Belasan Warga Palu Akhirnya Bisa Pulang Kampung Setelah Rapid Test Gratis
Belasan warga Palu, Sulawesi Tengah bisa bernafas lega, setelah Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balikpapan Barat,turun tangan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN-Belasan warga Palu, Sulawesi Tengah bisa bernafas lega, setelah Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur turun tangan.
Mereka membantu belasan warga ini untuk pulang ke daerah asal di Palu, Selasa (9/6/2020). Awalnya, mereka sempat terlantar di di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau, Balikpapan,
karena tak bisa menunjukkan surat keterangan hasil rapid test covid-19, sebagai syarat untuk berangkat menuju Palu.
Apalagi rapid test merupakan syarat utama yang harus mereka penuhi bila ingin keluar dan masuk Kota Balikpapan.
Diketahui, 10 warga tersebut adalah pria dan perempuan dewasa, bahkan juga ada balita.
Pada pekan lalu, mereka hendak ke Palu, Sulawesi Tengah, menggunakan kapal feri dari Kota Balikpapan.
Baca Juga
Viral di Facebook, Takmir Masjid di Muara Badak Kutai Kartanegara Tolak Rapid Test
Perketat Jalur Masuk Darat dan Laut, Kadishub Berau Dukung Penggunaan Rapid Test di Jalur Perbatasan
Bupati Kukar Edi Damansyah Tegaskan Rapid Test untuk Melindungi Masyarakat dari Bahaya Covid-19
Namun mereka tak diizinkan berangkat karena tak memilki surat hasil rapid test sebagaimana syarat untuk melakukan perjalanan di masa pandemi Virus Corona atau covid-19. Sehingga mereka akhirnya telantar di Pelabuhan Feri Kariangau.
Jajaran Muspika terdiri dari, Camat Balikpapan Barat, M Arif Fadillah, Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Imam Tauhid, Danramil 0905-02 Balikpapan Barat, Mayor Inf Masrukan, serta Kepala Pos KSOP Kariangau, M Ikram, Lurah Kariangau, M. Iskandar dan beberapa pejabat lainnya langsung turun tangan meninjau ke kawasan Pelabuhan Kariangau.
Di sana mereka membagi-bagikan konsumsi gratis kepada para warga Palu yang telantar, namun bukan hanya konsumsi, Forkopimcam Balikpapan Barat juga menggelar rapid test secara gratis kepada 10 penumpang tersebut.
Dengan begitu, para warga ini bisa memiliki surat hasil rapid test.
Usai menjalani rapid test dan memegang surat hasilnya, kesepuluh warga tersebut akhirnya bisa pulang kampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/palu-belasans.jpg)